Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tradisi Mengket Rumah Mbaru Suku Karo di Desa Barus Jahe Franata Barus, Roy Martin; Dasfordate , Aksilas; Ramaino, Almen S.
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.2315

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tahapan-tahapan pelaksanaan Tradisi Mengket Rumah Mbaru. Adapun metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan Fenomenologi Budaya, dalam penelitian ini penulis melakukan penelitian di Desa Barus Jahe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mengket Rumah Mbaru adalah bagian dari kebudayaan suku Batak Karo yang merupakan warisan dari masa lampau yang diwariskan kepada masa kini. Mengeket Rumah Mbaru (memasuki rumah baru), Mengket (dalam bahasa karo) dapat diartikan sebagai awal, dan Mbaru berarti Baru, sehingga Mengket Rumah Mbaru secara harfiah berarti memasuki Rumah Mbaru. Tradisi ini merupakan upacara sukacita karena sebagai ekspresi sukses untuk seseorang yang dapat mendirikan Rumah Baru. Pesta biasanya dilakukan pada Nggara Sepuluh Aditia Naik, Beras Pati Sepuluh atau Cukura Dua Puluh Sada (Nama hari dalam Bahasa Karo). Tradisi ini juga menekankan makna kesopan santunan, gotoroyong, kesetiakawanan sosial, kerukunan, komitmen, pemikiran posotif, rasa syukur, kerjakeras, disiplin, pelestarian budaya, dan peduli lingkungan.