Pengetahuan merupakan informasi yang diperoleh melalui indra. Pengetahuan yang diterima secara terbukadapat mengubah sikap dan perilaku ibu.Perilaku ibu yang baik khususnya dalam menstimulasi perkembanganbalita maka akan menghasilkan perkembangan balita yang optimal. Periode Balita merupakan masa emas yangsangat penting bagi perkembangan anak secara optimal. Salah satu faktor kunci yang mempengaruhi tumbuhkembang balita adalah stimulasi perkembangan yang diberikan oleh orang tua, khususnya ibu. Pengetahuan ibutentang stimulasi perkembangan sangat menentukan perilaku ibu dalam memberikan rangsangan yang tepat.Tujuandari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan tingkat perilaku ibudalam pemberian stimulasi perkembangan pada balita. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu dari siswaTK Aisyiyah 01 Kendal. Jenis penelitian ini adalah studi observasional dengan pendekatan cross sectionalmenggunakan teknik total sampling sebesar 32 ibu. Data yang dikumpulkan berupa tingkat pengetahuan dan tingkatperilaku ibu dalam pemberian stimulasi perkembangan pada balita. Kedua data tersebut diperoleh menggunakankuesioner pengetahuan dan perilaku. Analisis data menggunakan uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan tingkat pengetahuan dengan tingkat perilakustimulasi perkembangan balita (OR=9,5; 95% CI=1,8-49,2; p= 0,004). Simpulan dari penelelitian ini adalahpengetahuan dapat meningkatkan 9,5 kali perilaku ibu dalam memberikan stimulasi perkembangan pada balita.