Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IKHLAS DAN SABAR SEORANG PENDIDIK MENURUT K.H. M. HASYIM ASY’ARI DALAM KITAB ADABUL ‘ALIM WAL MUTA’ALIM Masduqi, Muh. Adib Musthofa
Jurnal Diskursus Islam Vol 13 No 3 (2025): Desember: Pendidikan, Menajemen, Bahasa Arab
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v13i3.51875

Abstract

Pendidik adalah seseorang yang mengajar dan mendidik generasi penerus bangsa. Pendidik memiliki peranan yang penting bagi agama, nusa, dan bangsa yakni di tangan seorang pendidik lah generasi berikutnya dapat berkembang dan berkontribusi bagi bangsanya. Oleh karena itu K.H. Hasyim Asy’ari yang merupakan ulama’ serta pejuang kemerdakaan indonesia merangkai sebuah kitab “Adabul Alim Wal Muta’alim” yang berisikan tentang etika seorang guru. Menurut beliau sangat penting bagi seorang guru memiliki kode etik tersendiri baik ketika mengajar maupun ketika berbaur dengan masyarakat. Terutama yang harus diperhatikan dari etika seorang guru adalah ikhlas, yang berarti bahwa guru memiliki niat yang konsisten yakni untuk mencerdaskan peserta didik juga tidak mengharapkan sesuatu apapun selain dari ridlo Allah. Tidak kalah dari itu seorang guru harus memiliki sifat sabar baik dalam mendidik. Karena yang disampaikan seorang guru adalah ilmu, dan ilmu ini adalah sesuatu yang sangat mulia tidak boleh disampaikan dengan hati yang kurang bersih seperti marah, letih, dan lesu. Kata Kunci: Ikhlas; Sabar; Pendidik; K.H. Hasyim Asy’ari