Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perilaku seksual pranikah pada remaja dapat membawa dampak negatif yang signifikan, baik dari segi psikologis, fisiologis, sosial, maupun fisik Arizqa, Nur; Tahir, Dyah
Mega Buana Journal of Innovation and Community Service Vol. 4 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/dgm38684

Abstract

Perilaku seksual pranikah pada remaja dapat membawa dampak negatif yang signifikan, baik dari segi psikologis, fisiologis, sosial, maupun fisik. Dampak-dampak ini dapat mempengaruhi kesehatan, pendidikan, dan masa depan remaja secara keseluruhan. Dampak psikologis ini meliputi perasaan bersalah, malu, takut, cemas, depresi, rendah diri, berdosa, gangguan emosional dan masalah kepercayaan diri. Dampak fisiologis meliputi kehamilan tidak diinginkan dan aborsi, risiko tinggi terkena Penyakit Menular Seksual (PMS), termasuk HIV/AIDS. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang Perilaku Seksual Pranikah. Meningkatkan pemahaman siswa terhadap dampak Perilaku Seksual Pranikah. Meningkatkan kewaspadaan siswa dalam mencegah Perilaku Seksual Pranikah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Donggala dilaksanakan pada tanggal 07 Juli 2025. Bertempat di SMAN 1 Balaesang, kegiatan yang dilaksanakan meliputi pemberian edukasi pada siswa kelas XII tentang dampak perilaku seksual pranikah. Pemberian edukasi ini dilakukan secara langsung (tatap muka). Dari 20 siswa dalam kegiatan ini, terdapat 18 siswa dengan pengetahuan kurang baik tentang dampak perilaku seksual pranikah sebelum diberikan edukasi. Namun setelah diberikan edukasi seluruh siswa yang berjumlah 20 orang menjadi tahu tentang dampak perilaku seksual pranikah, Edukasi remaja tentang dampak perilaku seksual pranikah sangat penting untuk mencegah berbagai risiko kesehatan, sosial, dan psikologis. Remaja perlu memahami dampak negatif seperti kehamilan yang tidak diinginkan, penularan penyakit menular seksual, masalah psikologis seperti depresi dan rendah diri, serta dampak sosial seperti stigma dan diskriminasi. Edukasi yang komprehensif, termasuk informasi tentang kesehatan reproduksi, penting untuk membekali remaja dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk membuat keputusan yang bertanggung jawab terkait kehidupan seksual mereka.