Haibah, Mufida Zulfaa
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perfeksionisme dan Efikasi Diri: Dua Sisi Psikologis yang Membentuk Prokrastinasi Akademik Mahasiswa Tingkat Akhir Haibah, Mufida Zulfaa; Komarudin
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i1.13891

Abstract

Prokrastinasi akademik merupakan tindakan menunda-nunda pengerjaan tugas yang sering dialami oleh mahasiswa, khususnya mahasiswa tingkat akhir dalam proses penyusunan skripsi. Penundaan dapat menghambat penyelesaian studi dan menimbulkan tekanan psikologis yang berkepanjangan apabila tidak segera ditangani. Faktor psikologis yang diperkirakan memainkan peran dalam kemunculan penundaan meliputi perfeksionisme dan efikasi diri. Keduanya saling terkait, di mana kombinasi ini dapat memperburuk kecenderungan menunda-nunda aktivitas penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh perfeksionisme dan efikasi diri terhadap penundaan akademik di kalangan mahasiswa tingkat akhir. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan melibatkan 270 mahasiswa tingkat akhir di Yogyakarta yang tengah menyusun skripsi. Data dikumpulkan melalui instrumen skala yang dirancang oleh peneliti sendiri dengan mengacu pada aspek prokrastinasi menurut McCloskey dan Scielzo (2015), dimensi perfeksionisme dari Flett dan Hewitt (2015), dan aspek efikasi diri berdasarkan Bandura (1997). Analisis dilakukan menggunakan regresi berganda. Temuan utama mengungkapkan bahwa perfeksionisme berkontribusi positif pada penundaan akademik, sementara efikasi diri memiliki pengaruh negatif terhadap penundaan akademik. Temuan ini menunjukkan bahwa peran krusial faktor psikologis dalam fenomena penundaan akademik di kalangan mahasiswa tingkat akhir yang menunjukkan signifikansi praktis dalam upaya menekan prokrastinasi akademik di tingkat perguruan tinggi. Temuan penelitian ini memberikan implikasi bagi pengembangan layanan bimbingan dan konseling akademik yang diarahkan pada pengelolaan kecenderungan perfeksionisme dan peningkatan efikasi diri mahasiswa.