Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI KOMUNIKASI INTERPERSONAL KELOMPOK TANI “ANGGREK” DALAM AKTIVITAS PENYULUHAN PERTANIAN DI BPP MERAPI BARAT SELATAN KABUPATEN LAHAT Perkasa, Muhammad Prianda Abdi; Anang, Rahidin H
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v14i2.10921

Abstract

ABSTRACTThis study aims to determine the form of interpersonal communication in the "Anggrek" farmer group during agricultural extension activities at the BPP Merapi Barat Selatan, Lahat Regency, and its role in farm governance. The research method used was phenomenology with a non-probability sampling technique through saturation sampling, involving one agricultural extension worker and 25 farmer group members. Data were collected through in-depth interviews, participatory and non participatory observations, and documentation. Data analysis was carried out through condensation, presentation, and drawing conclusions using a qualitative descriptive approach. The results showed that interpersonal communication occurs in three stages: information delivery, implementation, and evaluation. In the information delivery stage, the extension worker conveys messages to the farmer group; implementation is carried out through direct face-to-face meetings; while evaluation provides a space for farmers to exchange ideas, experiences, and opinions. Communication is active and two way, both formally and informally. However, there are still obstacles such as some members being passive and having difficulty understanding messages. Overall, interpersonal communication plays an important role in farm governance. Informational, educational, and persuasive roles encourage cooperation, solidarity, and shared awareness. In addition, the interactions that are established help change farmers' attitudes to be more open to innovation through repeated and in-depth social processes. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengetahui bentuk komunikasi interpersonal pada kelompok tani “Anggrek” dalam aktivitas penyuluhan pertanian di BPP Merapi Barat Selatan Kabupaten Lahat serta peranannya dalam tata kelola usaha tani. Metode penelitian yang digunakan adalah fenomenologi dengan teknik non-probability sampling melalui saturation sampling, melibatkan satu penyuluh pertanian dan 25 anggota kelompok tani. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif dan non partisipatif, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan komunikasi interpersonal berlangsung pada tiga tahap, yaitu penyampaian informasi, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap penyampaian informasi, penyuluh menyampaikan pesan kepada kelompok tani; pelaksanaan dilakukan melalui tatap muka langsung; sedangkan evaluasi menjadi ruang petani untuk bertukar pikiran, pengalaman, dan pendapat. Komunikasi bersifat aktif dan dua arah, baik secara formal maupun informal. Namun, masih terdapat kendala seperti sebagian anggota pasif dan kesulitan memahami pesan. Secara keseluruhan, komunikasi interpersonal berperan penting dalam tata kelola usaha tani. Peran informasional, edukatif, dan persuasif mendorong kerja sama, solidaritas, dan kesadaran bersama. Selain itu, interaksi yang terjalin membantu perubahan sikap petani menjadi lebih terbuka terhadap inovasi melalui proses sosial yang berulang dan mendalam.