Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Performance Evaluation of Fiber Optic versus Copper Cable Networks: A Comparative Study Muhammad Bitrayoga; Evan Haviana; Jeffrey Payung Langi; Sulastri Kakaly; Apriani Riyanti
Journal of Embedded Systems, Security and Intelligent Systems Vol 6, No 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/jessi.v6i4.11443

Abstract

This study presents a comparative performance evaluation of Fiber Ethernet and copper Ethernet (Cat6) using a controlled testbed to quantify differences in throughput and Quality of Service (QoS). Identical endpoints are connected through a managed switch, and the physical medium is alternated between a fiber link and a Cat6 link. Traffic is generated under TCP and UDP at three utilization levels (10%, 50%, and 90%) and three distance conditions (10 m, 50 m, and 90–100 m for Cat6). The evaluation uses application-level and interface-level measurements, including TCP/UDP throughput, round-trip latency, jitter, packet loss, and reliability counters such as CRC/FCS errors and TCP retransmissions. Results show that both media can achieve near line-rate throughput at short distance and low load, but fiber exhibits consistently lower latency and jitter and near-zero loss across conditions. As utilization increases, Cat6 displays larger variability in delay and a higher tendency toward UDP loss, indicating reduced timing stability under stress. At longer copper runs (90–100 m), the gap widens: Cat6 shows higher jitter and loss and increased error-related counters, while fiber remains stable. These findings suggest that the main advantage of fiber is not only peak capacity but also QoS predictability and link integrity, which are critical for real-time and high-utilization services. The study provides practical guidance for selecting media in campus and building networks where distance, load, and service requirements must be balanced. Future work will include electromagnetic-noise trials, different switch/NIC models, and statistical tests to validate effect sizes across repetitions in diverse building environments
Evaluasi Implementasi Motor Listrik Berkecepatan Variabel pada Industri Manufaktur Anggun Angkasa Bela Persada; Fatmawati Sabur; Jeffrey Payung Langi; Sulastri Kakaly; Joni Wilson Sitopu; Rudy Max Damara Gugat
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5946

Abstract

Motor listrik merupakan salah satu komponen utama yang banyak digunakan dalam berbagai proses produksi di sektor industri manufaktur dan berkontribusi besar terhadap konsumsi energi listrik. Tingginya kebutuhan energi pada sistem motor listrik mendorong perlunya penerapan teknologi yang mampu meningkatkan efisiensi penggunaan energi. Salah satu teknologi yang banyak dikembangkan adalah motor listrik berkecepatan variabel atau Variable Speed Drive (VSD) yang memungkinkan pengaturan kecepatan motor sesuai dengan kebutuhan beban kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi motor listrik berkecepatan variabel pada industri manufaktur berdasarkan berbagai hasil penelitian yang telah dipublikasikan sebelumnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, yaitu dengan mengkaji dan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang relevan seperti artikel jurnal dan prosiding konferensi yang membahas tentang efisiensi energi, kinerja motor listrik, serta penerapan teknologi VSD dalam sistem industri. Proses penelitian dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu identifikasi topik penelitian, pengumpulan literatur, seleksi sumber yang relevan, analisis dan sintesis temuan penelitian, serta penarikan kesimpulan. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa implementasi motor listrik berkecepatan variabel mampu meningkatkan efisiensi energi secara signifikan dibandingkan dengan sistem motor berkecepatan tetap, terutama pada aplikasi industri yang memiliki variasi beban seperti pompa, kipas, dan kompresor. Selain itu, penggunaan VSD juga memberikan manfaat lain seperti peningkatan stabilitas operasi sistem, pengurangan keausan mekanis pada peralatan, serta kontribusi dalam menurunkan emisi gas rumah kaca akibat penurunan konsumsi energi. Dengan demikian, penerapan motor listrik berkecepatan variabel dapat menjadi salah satu solusi strategis dalam mendukung efisiensi energi, peningkatan produktivitas, serta keberlanjutan operasional pada sektor industri manufaktur.