Pendahuluan: Resiliensi adalah kemampuan mengendalikan diri, menyelesaikan masalah dengan baik, dan mampu mengelola stres dengan mengubah cara berpikir ketika menghadapi masalah sehingga dapat menggunakan cara-cara yang efektif untuk bertahan hidup. Untuk memiliki kemampuan Resiliensi salah satunya diharapkan memiliki tingkat spiritualitas dan self efficacy yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan tingkat Spiritualitas dan self efficacy terhadap resiliensi perawat IGD RSUD dr. Haryoto Lumajang Metode: Desain penelitian ini menggunakan analisis korelasi dengan pendekatan cross sectional, dengan responden perawat IGD RSUD dr. Haryoto Lumajang sebanyak 20 responden, metode pengambilan sample yaitu total sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan di analisis dengan menggunakan spearman rho. Hasil: Berdasarkan hasil data didapatkan Spiritualitas sedang sebanyak 16 (80%) responden dan spritualitas tinggi ada 4 (20%) responden, sedangkan Self efficacy dan Resiliensi semuanya menunjukkan hasil tingkat tinggi yaitu 20 (100%) responden. Data Analisis menggunakan spearman rho di dapatkan nilai p X1 terhadap Y 0,008 < 0,05 dan X2 terhadap Y <0,001 yang artinya H1 diterima, sehingga ada Hubungan Spiritualitas dan Self efficacy terhadap Resiliensi Perawat IGD RSUD dr. Haryoto Lumajang. Kesimpulan: Hasil penelitian ini ada Hubungan Spiritualitas dan Self efficacy terhadap Resiliensi Perawat IGD RSUD dr. Haryoto Lumajang, disarankan kepada rumah sakit untuk memberikan jadwal bimbingan spiritual atau pelathan emosi untuk meningkatkan relisiensi perawat atau petugas lainnya.