Adinda, Angela Aprilia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DIAGNOSIS KOMUNITAS DALAM UPAYA PENURUNAN INSIDEN TUBERKULOSIS : STUDI DI SALAH SATU PUSKESMAS DI KABUPATEN TANGERANG, PROVINSI BANTEN Nursalim, Kezia Azaria; Himawan, Alister Garcia; Adinda, Angela Aprilia; Meylani, Siti Dian; Ernawati, Ernawati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 10 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v10i1.54490

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan utama di salah satu puskesmas di Kabupaten Tangerang karena terjadi peningkatan kasus secara signifikan dari 90 kasus pada 2021 menjadi 206 kasus pada 2023. Hal ini menunjukkan adanya kekurangan dalam penemuan kasus, kepatuhan pengobatan, serta edukasi kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis hasil diagnosis komunitas untuk mengidentifikasi faktor risiko, menentukan prioritas masalah, dan merancang intervensi berbasis masyarakat dalam upaya pengendalian TBC. Penelitian menggunakan desain kuasi eksperimental dengan pendekatan diagnosis komunitas, dengan populasi seluruh masyarakat wilayah kerja puskesmas dan sampel berupa data sekunder program TBC tahun 2021–2023 yang diambil melalui total sampling. Variabel penelitian mencakup faktor lingkungan, perilaku, pelayanan kesehatan, dan kondisi sosial; data dikumpulkan melalui telaah dokumen, observasi lapangan, dan wawancara dengan petugas kesehatan. Analisis dilakukan menggunakan Paradigma Blum, metode USG dan Delphi untuk penetapan prioritas, serta diagram fishbone untuk identifikasi akar masalah. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan kasus dipengaruhi terutama oleh rendahnya pengetahuan masyarakat, perilaku berisiko, kondisi rumah yang tidak memenuhi syarat kesehatan, serta keterbatasan deteksi dini. Intervensi yang disusun, berupa penyuluhan kesehatan, pemeriksaan dahak gratis, dan pelatihan kader TBC, terbukti meningkatkan pengetahuan masyarakat, menemukan suspek baru, dan memperkuat kapasitas kader. Simpulan penelitian menegaskan bahwa diagnosis komunitas merupakan pendekatan efektif dalam mengidentifikasi determinan masalah dan menyusun intervensi terarah guna mendukung upaya penurunan insiden TBC di wilayah kerja salah satu puskesmas, di Kabupaten Tangerang.