Pengelolaan limbah medis padat merupakan salah satu tantangan utama dalam pelayanan kesehatan karena berpotensi menimbulkan risiko kesehatan dan pencemaran lingkungan apabila tidak dikelola sesuai standar. Salah satu inovasi teknologi yang dikembangkan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah teknologi Sterilwave berbasis gelombang mikro yang mampu mensterilisasi dan mereduksi volume limbah tanpa proses pembakaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan strategi pelaksanaan pengolahan limbah medis padat menggunakan teknologi Sterilwave di UPT Laboratorium Kesehatan dan Lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Riau. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen terhadap 10 informan yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam pengelolaan limbah medis. Analisis data dilakukan menggunakan metode SWOT dengan penyusunan matriks IFAS dan EFAS. Hasil analisis menunjukkan bahwa skor kekuatan (2,11) lebih besar dibandingkan kelemahan (0,98), serta skor peluang (1,94) lebih dominan dibandingkan ancaman (0,65), sehingga posisi strategis UPT berada pada Kuadran I (strategi agresif). Strategi yang direkomendasikan berfokus pada optimalisasi kekuatan internal untuk memanfaatkan peluang eksternal, antara lain pengembangan UPT sebagai pusat layanan pengolahan limbah medis, peningkatan kapasitas operasional, serta penguatan kerja sama lintas fasilitas kesehatan dan pemerintah daerah. Penerapan strategi ini diharapkan dapat mendukung pengelolaan limbah medis yang efektif, aman, dan berkelanjutan berbasis teknologi ramah lingkungan.