Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Anti Bullying di SDI Watujara Kecamatan Ende Timur Kabupaten Ende Sadipun, Berty; Mena, Sahail Usman; Mbejo, Yuyun Asri; Dole, Modesta Frosentia; Lalong, Oswaldus
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i1.1429

Abstract

Bullying merupakan salah satu permasalahan yang kerap muncul di lingkungan sekolah dasar dan dapat menghambat perkembangan sosial, emosional, maupun akademik peserta didik. Fenomena perundungan yang teridentifikasi di SDI Watujara, Kecamatan Ende Timur, menunjukkan perlunya intervensi edukatif yang terstruktur guna meningkatkan pemahaman siswa, guru, dan orang tua mengenai bentuk-bentuk bullying serta langkah pencegahannya. Kegiatan sosialisasi anti bullying ini bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang konsep bullying, dampaknya terhadap perkembangan anak, serta strategi pengendalian yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal untuk memetakan kasus dan pola interaksi siswa, penyampaian materi melalui ceramah interaktif, pemutaran video edukatif, diskusi kelompok, dan simulasi peran, dilengkapi evaluasi berupa pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman siswa mengenai jenis-jenis bullying, dengan persentase penguasaan materi naik dari kategori rendah ke tinggi berdasarkan hasil angket. Guru juga melaporkan adanya perubahan perilaku positif pada siswa dalam hal empati, kepedulian terhadap teman, serta keberanian melapor ketika melihat perilaku perundungan. Pembahasan hasil mengonfirmasi bahwa pendekatan sosialisasi interaktif efektif menumbuhkan kesadaran dan kemampuan siswa dalam mencegah serta menghentikan tindakan bullying. Kegiatan ini disimpulkan berhasil mencapai tujuan peningkatan pemahaman dan perubahan perilaku siswa menuju lingkungan sekolah yang lebih aman dan inklusif. Sebagai tindak lanjut, disarankan agar sekolah mengadakan program pembiasaan anti bullying secara berkesinambungan melalui penguatan peran guru, pembentukan duta siswa anti bullying, serta pelibatan orang tua dalam pemantauan perilaku anak di rumah maupun di sekolah sehingga budaya sekolah bebas bullying dapat terjaga secara berkelanjutan
Belajar Sains Itu Seru: Menumbuhkan Minat Dan Literasi Sains Siswa Melalui Pembelajaran Interaktif Sariyyah, Nining; Ada, Karolina; Lalong, Oswaldus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli Vol. 5 No. 1 (2026): Agustus, Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
Publisher : Marcha Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/nauli.v5i1.371

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Belajar Sains Itu Seru” dilaksanakan di SDK 010 Paga sebagai upaya menumbuhkan minat dan literasi sains siswa sekolah dasar melalui pembelajaran interaktif. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep-konsep sains dasar yang meliputi energi alternatif, energi dan perubahannya, serta cahaya, sekaligus memberikan pengalaman belajar melalui percobaan sederhana tentang gaya dan gerak serta gelombang bunyi. Subjek kegiatan adalah siswa kelas III dan IV SDK 010 Paga. Metode yang digunakan berupa pembelajaran partisipatif melalui pemaparan materi, penayangan video edukatif, ice breaking, demonstrasi percobaan sederhana, dan sesi tanya jawab. Door prize diberikan kepada siswa yang aktif bertanya dan menjawab. Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi dua tahap, yaitu penyampaian materi dan pelaksanaan percobaan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif berpartisipasi dalam setiap sesi. Siswa mampu memahami konsep dasar energi alternatif, energi dan perubahannya, serta cahaya dengan lebih baik melalui media video dan penjelasan interaktif. Selain itu, percobaan sederhana mengenai gaya dan gerak serta gelombang bunyi membantu siswa memahami konsep sains secara lebih konkret. Kegiatan ini juga meningkatkan keberanian siswa dalam bertanya, menjawab pertanyaan, dan bekerja sama dalam kelompok. Dengan demikian, kegiatan PKM ini berhasil menciptakan pengalaman belajar sains yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa.