This Author published in this journals
All Journal de-lite
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Fenomena Perubahan Bentuk Karakter Desain Dewi Sri Asih Generasi I (2016), Generasi II (2018) dan Generasi III (2020) sebagai representasi superhero wanita di Indonesia Tenardi, Shannon
de-lite Vol. 5 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37312/de-lite.v5i2.10364

Abstract

Penelitian ini membahas fenomena perubahan desain karakter Sri Asih, superhero wanita pertama di Indonesia, yang telah mengalami tiga generasi representasi: Nani Wijaya (2016), Rengganis (2018), dan Alana (2020). Perubahan desain ini dianalisis menggunakan prinsip totalitas dan waktu yang dikembangkan oleh Ahadiat Joedawinata, mencakup tiga aspek utama, yaitu fungsi, estetika , dan nilai simbolik. Metodologi yang digunakan melibatkan studi literatur, wawancara dengan kreator, serta analisis visual dengan indikator perubahan berupa apa yang tetap, apa yang hilang, apa yang berubah, dan apa yang baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ketiga generasi Sri Asih sama-sama merepresentasikan sosok pahlawan perempuan, gaya visual dan elemen desainnya terus beradaptasi mengikuti kebutuhan audiens, tren estetika, serta konteks budaya pada masanya. Generasi pertama menekankan gaya realistik ala komik barat, generasi kedua menampilkan pendekatan amerimanga yang sporty, sementara generasi ketiga mengadopsi gaya semi-realis manga Jepang dengan muatan mistis. Kesimpulan dari studi ini menunjukkan bahwa desain karakter Sri Asih merupakan refleksi dari dinamika kebutuhan, simbol budaya, dan tren estetika lintas generasi, sekaligus membuka peluang diskusi tentang representasi perempuan dalam industri kreatif Indonesia.