Sangkay, Visilia C.
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PUSAT PEMBERDAYAAN PENYANDANG DISABILITAS DI KOTA MANADO: Arsitektur Inklusif Sangkay, Visilia C.; Rogi, Octavianus H. A.; Rondonuwu, Dwight M.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 14 No. 4 (2025): Daseng Volume 14 Nomor 4, November 2025
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v14i4.66664

Abstract

Perancangan Objek Pusat Pemberdayaan Penyandang Disabilitas di Kota Manado dengan pendekatan Arsitektur Inkusif dilatarbelakangi dari factor sumber daya manusia, yaitu penyandang disabilitas. Penyandang disabilitas sering dianggap tidak mampu dan memerlukan perhatian khusus oleh masyarakat sekitar. Minimnya fasilitas, layanan pelatihan, dan penyediaan tenaga kerja bagi penyandang disabilitas menjadi hambatan dalam beraktivitas di tengah Masyarakat. Pendekatan Arsitektur Inklusif dalam perancangan ini tidak hanya menyediakan fasilitas bagi penyandang disabilitas, tetapi bisa memberi kesempatan bagi kaum ini untuk mengikuti pelatihan dan program pembelajaran sesuai dengan klasifikasi penyandang disabilitas yang ada. Metode perancangan yang digunakan dalam perancangan ini adalah metode konsep Pengembangan Varietas-Reduksi Varietas (PV-RV) oleh Horst Rittel, yang memuat identifikasi permasalahan dan penentuan solusi akhir, yang mana mencakup nilai akhir optimal untuk perancangan bagi pengguna utama dari objek perancangan ini, yakni penyandang disabilitas dengan klasifikasi, yaitu Tunanetra, Tunadaksa, Tunawicara, Tunarungu dan Tunaganda. Objek perancangan ini memuat ruang serta area yang inklusif, di dalamnya digunakan penerapan prinsip desain yang aksesibel, fleksibel, ergonomis, serta penerapan secara sensory design dan deaf space. Ruang yang tersedia dalam objek ini ialah ruang privat untuk ruang pelatihan, ruang serbaguna, akomodasi, ruang penunjang, ruang pengelola, area UMKM Inkubasi, kebun, taman dan area parkir. Desain yang responsif dan pengadaan fasilitas serta program pendidikan yang diterapkan dalam perancangan ini diharapkan dapat mewadahi seluruh aspek aktivitas bagi penyandang disabilitas. Kata Kunci: Penyandang Disabilitas, Inclusive Design, Universal Design, Manado