Kawulur, Clarissa B.
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PUSAT TERAPI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI KOTA BITUNG: Arsitektur Neo Vernakular Kawulur, Clarissa B.; Mandey, Johansen C.; Kindangen, Jefrey I.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 14 No. 4 (2025): Daseng Volume 14 Nomor 4, November 2025
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v14i4.66711

Abstract

Jumlah anak berkebutuhan khusus di Kota Bitung mengalami peningkatan setiap tahunnya, namun fasilitas terapi yang tersedia masih sangat terbatas. Kondisi ini memaksa sebagian keluarga untuk mencari layanan terapi ke luar kota, yang membutuhkan biaya dan waktu lebih besar. Berdasarkan permasalahan tersebut, dilakukan perancangan Pusat Terapi Anak Berkebutuhan Khusus di Kota Bitung dengan tema Arsitektur Neo-Vernakular, yang menggabungkan elemen tradisional dengan desain modern untuk menciptakan ruang yang ramah anak dan kontekstual terhadap budaya lokal. Perancangan ini bertujuan menyediakan fasilitas terapi yang lengkap dan terintegrasi, mencakup terapi wicara, okupasi, fisik, sensori, hingga terapi psikologis. Bangunan dirancang untuk memenuhi kebutuhan fisik, mental, dan emosional anak berkebutuhan khusus dengan memperhatikan aspek kenyamanan, keamanan, serta aksesibilitas. Proses perancangan menggunakan metode Glass Box, yaitu metode argumentatif dan terstruktur, yang dimulai dari tahap definisi masalah hingga evaluasi desain secara logis. Pendekatan perancangan meliputi analisis tapak, tipologi bangunan, serta penerapan tema arsitektur neo-vernakular yang diadaptasi dari bentuk Rumah Adat Walewangko, motif Batik Bentenan, dan elemen lokal lainnya. Bangunan dirancang dengan konfigurasi massa sederhana yang mudah dipahami anak, penggunaan material lokal, serta tata ruang yang mendukung terapi holistik dan interaksi sosial. Fasilitas yang disediakan meliputi area terapi individu dan kelompok, taman sensoris, ruang bermain, serta ruang edukasi bagi orang tua dan masyarakat. Perancangan ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat layanan terapi, tetapi juga sebagai ruang belajar dan pemberdayaan keluarga dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus. Diharapkan, bangunan ini dapat menjadi model pusat terapi yang humanis dan inklusif di Sulawesi Utara, sekaligus memperkuat identitas budaya lokal melalui pendekatan arsitektur yang kontekstual dan adaptif. Kata Kunci : Anak Berkebutuhan Khusus, Terapi Anak, Neo-Vernakular, Kota Bitung.