Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul Smart Spending dilaksanakan sebagai upaya peningkatan literasi keuangan di kalangan remaja, khususnya siswa SMKN 6 Jakarta. Perkembangan teknologi digital dan kemudahan transaksi non-tunai melalui e-commerce serta media sosial memengaruhi pola konsumsi remaja menjadi lebih impulsif dan konsumtif. Penelitian ini bertujuan memberikan edukasi mengenai pengelolaan keuangan pribadi sejak dini agar remaja memiliki kemampuan membuat keputusan belanja yang bijak dan bertanggung jawab. Metode pelaksanaan dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, pemutaran video edukatif, simulasi pengelolaan uang saku, dan praktik penyusunan anggaran belanja sederhana. Evaluasi program dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta, disertai observasi selama kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terkait perbedaan kebutuhan dan keinginan, cara menentukan prioritas pengeluaran, strategi mengatur keuangan pribadi, serta pentingnya kebiasaan menabung dan pencatatan transaksi. Kegiatan ini juga mendorong perubahan perilaku peserta menjadi lebih bijak dan terkontrol dalam melakukan pembelian. Program Smart Spending terbukti berkontribusi positif terhadap penguatan literasi keuangan remaja dan pembentukan kebiasaan belanja cerdas di SMKN 6 Jakarta. Keberlanjutan kegiatan sejenis di lingkungan sekolah lain diharapkan dapat mendukung terciptanya generasi muda yang lebih cerdas finansial dan mampu menghadapi tantangan ekonomi digital di masa depan.