Ardianysah S Pawinru
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Effects of myofunctional appliance in children with sleep-disordered breathing: Pengaruh alat myofunctional pada anak dengan gangguan pernapasan saat tidur Ardianysah S Pawinru; Muh. Chaerul Gunawan
Makassar Dental Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Volume 14 Issue 3 December 2025
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa gangguan pernapasan saat tidur adalah sleep-disordered breathing (SDB), upper airway resistance syndrome, dan sleep apnea obstructive. Terapi myofunctional melibatkan latihan yang dirancang meningkatkan koordinasi, kekuatan, dan kontrol otot orofasial. Tinjauan ini disusun sesuai PRISMA dan disesuaikan dengan pedoman jurnal. Penelitian ini menunjukkan terapi myofunctional menjadi pendekatan non-bedah yang efektif dalam mengelola sleep-disordered breathing pada anak. Melalui latihan otot-otot orofasial, terapi ini berpotensi mengurangi keparahan gejala SDB dan meningkatkan kualitas tidur anak. Terapi myofunctional tidak hanya membantu mengatasi obstruksi saluran napas yang disebabkan oleh pembesaran adenoid atau tonsil, tetapi juga berkontribusi pada perbaikan fungsi orofasial secara keseluruhan. Disimpulkan bahwa pendekatan holistik dalam pengelolaan SDB dapat memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan metode tradisional seperti penggunaan continuous positive airway pressure atau intervensi bedah.
Management of bi-maxillary protrusion with temporary anchorage device: Penatalaksanaan bimaxillary protrusion dengan menggunakan temporary anchorage device Ardianysah S Pawinru; A. Arigoh Asjad
Makassar Dental Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Volume 14 Issue 3 December 2025
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bimaxillary protrusion (BMP) merupakan maloklusi yang ditandai dengan proklinasi gigi insisivus atas dan bawah serta peningkatan kemiringan bibir yang menyebabkan profil wajah cembung dan ketidakseimbangan estetika. Artikel ini membahas peran temporary anchorage devices (TAD) sebagai penjangkar alternatif absolut dalam penatalaksanaan ortodontik BMP, khususnya pada kasus berat. Kajian dilakukan berdasarkan berbagai pustaka ilmiah serta laporan kasus yang relevan yang disusun sesuai PRISMA. Studi menunjukkan bahwa TAD lebih efektif dibandingkan alat penjangkar konvensional seperti headgear dalam mempertahankan kestabilan molar dan menghasilkan perubahan skeletal, dental, serta jaringan lunak yang lebih baik. Disimpulkan bahwa TAD merupakan solusi modern pada ortodontik yang mampu menjawab tantangan retraksi gigi anterior tanpa kehilangan penjangkaran posterior dan menjadi standar baru dalam penatalaksanaan BMP.