Haqmadi Widya Ihsanto
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Diagnosis Komunitas Dalam Penilaian Status Kesehatan Masyarakat Menggunakan Metode USG Haqmadi Widya Ihsanto; Putri., S.Tr.Keb,. MKM., Tyas Aisyah; Sulistiyoningrum, Nurhalisha; Septia, Nurul Hikmah; Cholifah, Nur; Prihatiningsi , Nuni Vega
Jurnal Kesehatan dan Pengelolaan Lingkungan Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jkpl.v7i1.15803

Abstract

Diagnosis komunitas merupakan pendekatan penting dalam kesehatan masyarakat untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan menentukan prioritas masalah kesehatan berdasarkan kondisi nyata di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi kesehatan masyarakat di RT 22 Dusun Wonocatur, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, menentukan prioritas masalah kesehatan menggunakan metode USG (urgency, seriousness, growth), serta merumuskan intervensi kesehatan berbasis komunitas. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling terhadap 55 kepala keluarga. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara door to door menggunakan instrumen Community Diagnosis. Data dianalisis secara deskriptif dan dilanjutkan dengan penentuan prioritas masalah melalui musyawarah masyarakat desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akses masyarakat terhadap fasilitas pelayanan kesehatan tergolong baik dari segi transportasi, waktu tempuh, dan keterjangkauan biaya. Namun demikian, hipertensi masih menjadi masalah kesehatan utama di masyarakat. Berdasarkan metode USG, hipertensi menempati prioritas pertama dengan skor tertinggi, diikuti oleh diabetes mellitus dan perilaku merokok. Faktor usia dan rendahnya aktivitas fisik menjadi determinan utama yang berkontribusi terhadap tingginya risiko hipertensi. Intervensi melalui Program SEHATI (Senam Bersama dan Edukasi Atasi Hipertensi) terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat secara signifikan. Kesimpulannya, diagnosis komunitas efektif digunakan untuk mengidentifikasi masalah kesehatan prioritas dan merancang intervensi promotif dan preventif berbasis partisipasi masyarakat. Pendekatan ini diharapkan dapat mendukung upaya pengendalian hipertensi dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. Keywords: Aktivitas fisik; diagnosis komunitas; edukasi kesehatan; hipertensi; penyakit tidak menular