P, Tiara Fatma
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Senam Kebugaran Jasmani terhadap Lansia yang Mengalami Insomnia pada Penderita Hipertensi di Posyandu Tangguh Dusun Kejambon 2 Kecamatan Dapurkejambon Kabupaten Jombang Fitria, Widya Anggarini; P, Tiara Fatma; Camelia, Dina
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi Januari
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v4i3.1019

Abstract

Lanjut usia (lansia) adalah seseorang yang usianya mencapai 60 tahun keatas. Secara umum lansia akan mengalami penurunan fisik dan lebih rentan terkena penyakit salah satunya adalah hipertensi selain masalah tersebut lansia juga mengalami insomnia yang merupakan keadaan seseorang mengalami kesulitan memulai tidur atau sering terbangun dan tidak dapat tidur nyenyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam kebugaran jasmani terhadap lansia yang mengalami insomnia pada penderita hipertensi di posyandu tangguh dusun kejambon 2 kecamatan dapurkejambon kabupaten jombang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pre experiment design dengan pendekatan one group pre-post test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia di Posyandu Tangguh sebanyak 30 lansia menggunakan total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan kuesioner Insomnia Severity Index (ISI). Uji statistik menggunakan Uji Wilcoxon. Sebagian besar (post-test didapatkan sebagian besar (60,0) 18% lansia mengalami insomnia ringan, (40,0) 12% lansia yang mengalami insomnia sedang.Hasil uji statistik menggunakan Wilcoxon dengan nilai signifikasi p value= 0,000 < 0,05 bermakna H1 diterima. Kesimpulan dan saran dari hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh senam kebugaran jasmani terhadap lansia yang mengalami insomnia dan diharapkan untuk peneliti selanjutnya dapat memodifikasi dengan metode lain untuk mengatasi tingkat insomnia dengan responden yang lebih banyak lagi.