Penelitian ini latarbelakangi oleh fenomena rendahnya tingkat konversi pembukaan rekening digital saving di BSI KCP Pangkalan Brandan dibandingkan dengan rata-rata nasional, meskipun fitur digital yang ditawarkan sudah cukup modern. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pemasaran yang diterapkan oleh BSI KCP Pangkalan Brandan dan untuk menganalisis pengaruh strategi pemasaran tersebut terhadap peningkatan jumlah nasabah digital saving. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah nasabah BSI KCP Pangkalan Brandan dengan jumlah sampel sebanyak 50 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert dan diolah menggunakan program SPSS. Analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, deskripsi variabel, serta analisis regresi linier sederhana dan uji hipotesis (uji t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi Pemasaran Produk Digital Saving berpengaruh positif dan signifikan terhadap Peningkatan Jumlah Nasabah. Hal ini dibuktikan melalui uji t yang menghasilkan nilai thitung sebesar 12,430 yang lebih besar dari ttabel yaitu 2,009 (12,430 > 2,009) dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Berdasarkan uji koefisien determinasi (R2), variabel strategi pemasaran memberikan kontribusi sebesar 76,2% terhadap peningkatan jumlah nasabah, sedangkan sisanya sebesar 23,8% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Kesimpulan penelitian ini adalah semakin efektif strategi pemasaran yang dijalankan melalui kemudahan akses digital dan edukasi, maka akan semakin meningkat pula jumlah nasabah digital saving di BSI KCP Pangkalan Brandan.