Wulandar, Anisa Dwi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gambaran Stimulasi Oral terhadap Refleks Hisap pada Bayi Prematur di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta Wulandar, Anisa Dwi; Rahmah, Rahmah; Oktafia, Riski
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i2.24148

Abstract

ABSTRACT Preterm infants commonly experience immature sucking reflexes due to underdeveloped oromotor function. Oral stimulation is recognized as a non-invasive intervention that can enhance feeding readiness in premature infants. To determine the effectiveness of oral stimulation on improving sucking reflexes in preterm infants hospitalized at PKU Muhammadiyah Hospital Yogyakarta.  This study employed a quantitative descriptive design with a cross-sectional analytical observational approach. Total sampling was used to include all preterm infants with weak sucking reflexes treated from October to December 2025. Data were collected using an oral stimulation SOP and the NOMAS observation sheet to assess pre- and post-intervention sucking reflexes. Data analysis was conducted descriptively through univariate analysis. Prior to stimulation, most infants showed dysfunction and disorganization in sucking rhythm, jaw movement, sucking speed, sucking pattern, tongue configuration, and suck–swallow–breath coordination.Following regular oral stimulation, all components of the sucking reflex improved significantly, with all infants achieving normal categories. Sucking patterns increased to 14–27 sucks per minute, tactile responses improved, and coordination became well-synchronized. Oral stimulation is effective in enhancing sucking reflexes and supporting oromotor maturation in preterm infants. This intervention can serve as an important component of neonatal care to accelerate readiness for oral feeding. Keywords: Oral Stimulation, Sucking Reflex, Preterm Infants, NOMAS.  ABSTRAK Bayi prematur umumnya memiliki refleks hisap yang belum matang akibat keterlambatan perkembangan sistem oromotor, sehingga diperlukan intervensi untuk meningkatkan kemampuan menyusu. Stimulasi oral merupakan salah satu tindakan non-invasif yang terbukti dapat membantu mematangkan fungsi hisap pada bayi prematur. Mengetahui efektivitas stimulasi oral terhadap perkembangan refleks hisap pada bayi prematur yang dirawat di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik cross-sectional. Sampel terdiri dari seluruh bayi prematur dengan refleks hisap lemah yang dirawat pada periode Oktober–Desember 2025 menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan SOP stimulasi oral dan lembar observasi NOMAS untuk menilai refleks hisap sebelum dan sesudah stimulasi. Data dianalisis secara deskriptif melalui analisis univariat.  Sebelum stimulasi oral, sebagian besar bayi menunjukkan kondisi disfungsi dan disorganisasi pada ritme hisapan, gerakan rahang, kecepatan hisap, pola hisap, konfigurasi lidah, serta koordinasi hisap–menelan–bernapas. Setelah diberikan stimulasi oral secara teratur, seluruh indikator refleks hisap menunjukkan peningkatan signifikan, dengan seluruh bayi mencapai kategori normal. Pola hisap meningkat menjadi 14–27 hisapan per menit, respons taktil menjadi optimal, dan koordinasi hisap–menelan–napas menjadi sinkron. Stimulasi oral terbukti efektif dalam meningkatkan refleks hisap dan mematangkan kemampuan oromotor bayi prematur. Intervensi ini dapat menjadi bagian penting dari standar perawatan neonatal untuk mempercepat kesiapan oral feeding. Kata Kunci: Stimulasi Oral, Refleks Hisap, Bayi Prematur, NOMAS.