Taek, Susan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GAMBARAN PENGETAHUAN PASIEN TENTANG TB PARU DI PUSKESMAS WAIBHU Taek, Susan
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 7, No 3 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v7i3.1816

Abstract

Abstrak  Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) paru merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan masih menjadi masala kesehatan global dengan angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Indonesia menempati urutan kedua kasus TB paru terbanyak di dunia setelah India.Tingkat pengetahuan pasien memiliki peranan penting dalam keberhasilan pengobatan, pencegahan penularan, serta peningkatan kualitas hidup penderita.Pengetahuan yang rendah dapat menyebabkan keterlambatan diagnosis, ketidakpatuhan pengobatan, dan meningkatnya risiko penularan di masyarakat.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan pasien tentang TB paru di Puskesmas Waibhu, Kabupaten Jayapura, sebagai dasar perencanaan intervensi edukasi kesehatan yang lebih efektif. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan teknik simple random sampling. Sampel sebanyak 59 responden dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi.Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan TB paru yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan secara univariat untuk mendeskripsikan karakteristik responden dan tingkat pengetahuan responden tentang TB Paru.Hasil Penelitian: Mayoritas responden berusia 18–25 tahun sebanyak (42,4%), berjenis kelamin laki-laki  sebanyak (52,5%), dan berpendidikan SMA sebanyak (52,5%).Berdasarkan tingkat pengetahuan, 59,3% responden memiliki pengetahuan baik ,27,1% pengetahuan cukup, dan 13,6% pengetahuan kurang.Kesimpulan: Secara umum, pasien TB paru di Puskesmas Waibhu memiliki pengetahuan baik, namun masih terdapat sebagian responden dengan pengetahuan cukup dan kurang yang memerlukan perhatian khusus melalui edukasi yang terarah dan berkelanjutan.Saran: Petugas kesehatan disarankan meningkatkan intensitas penyuluhan melalui metode interaktif, menggunakan media edukasi yang menarik dan mudah dipahami, serta melibatkan keluarga dan komunitas sekitar dalam mendukung pencegahan penularan dan keberhasilan pengobatan, sehingga angka kesembuhan dapat meningkat secara signifikan dan berkelanjutan. Kata kunci           :   Tuberkulosis paru, pengetahuan pasien, Puskesmas Waibhu