Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Rehabilitasi Lahan Pertanian Pascabanjir Sebagai Upaya Pemulihan Fungsi Agroekosistem Saraswati, Sofi Ananda
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i2.63708

Abstract

Bencana alam di Indonesia didominasi oleh bencana hidrometeorologi. Bencana hidrometeorologi adalah bencana yang disebabkan oleh iklim atau cuaca seperti curah hujan, kelembaban, temperatur, dan angin yang disebut sebagai parameter-parameter meteorologi. Informasi dari data Geoportal Data Bencana Indonesia di laman Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan dalam setahun terakhir ini sudah terjadi sekitar 3.000 lebih bencana di Indonesia, dimana mayoritas bencana yang terjadi adalah banjir dan cuaca ekstrem. Banjir merupakan salah satu bencana alam yang berdampak negatif di sektor pertanian. Lahan pertanian yang terdampak banjir mengalami gangguan fungsi agroekosistem, ditandai dengan perubahan sifat fisik, kimia, dan biologi tanah yang berpotensi menurunkan produktivitas tanaman. Genangan banjir dapat menyebabkan kerusakan struktur tanah, pencucian unsur hara, serta gangguan pertumbuhan tanaman budidaya. Artikel ini bertujuan mengkaji rehabilitasi pertanian bagi lahan yang terdampak banjir. Pembahasan difokuskan pada karakteristik lahan pertanian terdampak banjir, dampak banjir terhadap fungsi lahan dan sistem budidaya, serta strategi pemulihan yang meliputi pengelolaan tanah, tanaman, dan air yang berkelanjutan. Rehabilitasi pertanian yang terintegrasi diharapkan dapat memulihkan fungsi lahan pertanian dan dapat meningkatkan ketahanan agroekosistem terhadap bencana alam, terutama banjir.