Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Pemanfaatan Limbah Bottom Ash Pltu Timor-1 Sebagai Bahan Pengganti Agregat Halus Dalam Pembuatan Beton Bastian, Marthinus Alexander; Making, Maria Yasinta Menge; Koten, Adrianus Pain
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i2.63936

Abstract

Bottom ash merupakan residu padat hasil pembakaran batubara pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang mengendap di bagian dasar boiler pembakaran. Meskipun sering dikategorikan sebagai limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun), bottom ash memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali, terutama dalam bidang konstruki sebagai bahan campuran beton. Pengelolahan bottom ash penting dilakukan untuk mencegah pencemaran lingkungan dan mendukung penerapan prinsip ekonomi sirkular melalui pemanfaatan limbah menjadi material bernilai guna. PLTU Timor1 merupakan salah satu dari 2 PLTU yang ada di Kupang Nusa Tenggara Timur yang dibangun pada tahun 2018 dan baru beroperasi pada tahun 2021. Dengan mulainya beropeasi PLTU Timor 1 tersebut diarasakan perlu untuk dilakukan pebelitian ini agar limbah sisa hasil produksi PLTU dapat dimanfaatkan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan bagaimana pengaruh bottom ash sebagai bahan pengganti pasir dalam beton normal yang diukur dengan nilai slump dan mutu kuat tekan beton. Percobaan dilakukan dengan melakukan penggantian secara parsial pasir dengan bottom ash sebesar 0%,10%, 20%, 30% dan 40%. Hasil pengujian diperoleh nilai slump untuk variasi 0%, 10%, 20%, 30%, dan 40% didapatkan masing-masing 11,03 cm; 10,60 cm; 10,27; 9,7 cm; dan 9,33 cm. Hasil ini menunjukan bahwa semakin tinggi persentasi bottom ash dalam menghasilkan beton workability semakin rendah. Hasil pengujian kuat tekan untuk variasi 0%, 10%, 20%, 30%, dan 40% diperoleh untuk masing-masing 11,54 MPa; 11,78 Mpa, 12,56 Mpa, 16,88 Mpa, dan 19,36 Mpa. Hasil ini menunjukan bahwa semakin tinggi persentase bottom ash sebagai bahan pengganti pasir dalam beton mutu kuat tekan beton yang dihasilkan semakin tinggi.