Anis Kamah, Nurul
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANYAMAN TEDUHU (PAKIS HUTAN) PADA MASYARAKAT PESISIR DANAU MATANO DI DESA NUHA KABUPATEN LUWU TIMUR Randa, Gusti; Faisal, Muh; Anis Kamah, Nurul
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 1 No 2 (2011): HARMONI
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/8w28fd79

Abstract

Gusti Randa, Ayaman teduhu Pada Masyarakat Pesisir Danau Matano Desa Nuha Kabupaten Luwu Timur. Skripsi. Dibimbing oleh Dr. Muh. Faisal dan Nurul Inayah Anis Kamah, Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Muhamadiyah Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Proses pembuatan anyaman teduhu Pada Masyarakat Pesisir Danau Matano di Desa Nuha Kabupaten Luwu Timur. 2) Karakteristik bentuk anyaman teduhu Pada Masyarakat Pesisir Danau Matano di Desa Nuha Kabupaten Luwu Timur. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengambilan sampel sumber data dilakukan secara purposive dan snowbaall, teknik pengumpulan dengan trianggulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif atau kualitatif. Dengan kriteria: 1) Masyarakat pesisir danau matano di Desa Nuha, 2) Orangtua atau orang yang sudah lanjut usia (Kaum Perempuan). Jumlah informan sebanyak 2 orang (perempuan) yang sudah lanjut usia dan 1 orang selaku kepala dusun Desa Nuha. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis data dengan deskriptif kualitatif yaitu mereduksi data, menyajikan data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Di Desa Nuha Kecamatan Nuha Kabupaten Luwu Timur, menjelaskan bahwa: Proses pembuatan kerajinan anyaman teduhu disekitaran peisisr Danau Matano di Desa Nuha Kecamatan Nuha Kabupaten Luwu timur, nenek Rahia dan nenek Husni menjelaskan bahwa, dalam pembuatan anyaman terdiri 12 tahapan, yaitu: 1) Mempesiapkan alat dan bahan, 2) Pengambilan pakis hutan (teduhu), 3) Pemotongan pakis hutan (teduhu), 4) Pengupasan pakis hutan (teduhu), 5) Pengikisan dan meraut pakis hutan (teduhu), 6) Pengumpulan pakis hutan (teduhu), 7) Pengambilan rotan, 8) Mengeringkan rotan, 9) Pengikisan rotan, 10) Pembelahan rotan, 11) Proses menganyam: Pemasangan rotan, Pemasangan Pakis Hutan (teduhu), Pemasangan tali rapiah, Menganyam, 12) Hasil Anyaman Teduhu. Bentuk anyaman teduhu bermacammacam, seperti : 1) tas santai ( jinjing) yang memiliki banyak ragam bentuk yaitu ada yang berukuran besar ada juga berukuran kecil, tapi yang paling umum itu ukurannya 20 x 15 cm. 2) Keranjang juga cuman memiliki satu bentuk saja, ukurannya 25 x 20 cm. 3) Tempat pensil juga tidak memiliki banyak ragam bentuk, untuk ukuran besar sekitaran diameter 20 cm, tinggi 12 cm. 4) tempat tissue memiliki 2 bentuk yaitu bundar (oval) dan persegi panjang dan berukuran 22 x 12 cm. 5) Bossara hanya memiliki satu bentuk saja yaitu bentuknya bundar.