Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh content marketing dan brand ambassador terhadap purchase decision skincare glad2glow di TikTok shop dengan brand image sebagai variabel intervening pada generasi Z di Kabupaten Banyumas. Populasi dalam penelitian ini adalah pengguna skincare glad2glow di Kabupaten Banyumas. Pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui google form. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Penelitian ini memiliki jumlah sampel sebanyak 100 responden pada pengguna yang pernah membeli skincare glad2glow serta responden minimal berusia 17 tahun. Variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah content marketing (X1), brand ambassador (X2), brand image (Z), dan purchase decision (Y). Penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif dan statistik meliputi uji instrumen, uji asumsi klasik, uji hipotesis, analisis jalur, analisis korelasi, dan uji sobel dengan menggunakan bantuan program SPSS 26 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua variabel valid dan reliabel, model memenuhi asumsi normalitas, tidak terdapat multikolinearitas, dan tidak terjadi heterokedastisitas. Hubungan content marketing terhadap brand image menunjukkan pengaruh signifikan. Hubungan brand ambassador terhadap brand image menunjukkan tidak berpengaruh signifikan. Hubungan content marketing terhadap purchase decision menunjukkan pengaruh signifikan. Hubungan brand ambassador terhadap purchase decision tidak berpengaruh signifikan. Hubungan brand image terhadap purchase decision menunjukkan pengaruh signifikan.