Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kegiatan pembelajaran yang cenderung konvensional serta penggunaan media yang kurang interaktif dan inovatif, sehingga belum bisa memberi peningkatan oada pemahaman dan keterlibatan siswa secara optimal. Penelitian ini menggunakan teori konstruktivisme Lev Vygotsky yang menekankan bahwa efektivitas pembelajaran dapat berjalan lebih baik saat ada keterlibatan aktif siswa melalui media yang relevan dengan kehidupan mereka. Pelaksanaan studi ini berguna dalam mencari tahu pengaruh media pembelajaran TikTok terhadap hasil belajar kognitif siswa di SMAN 3 Kota Serang. Peneliti menerapkan pendekatan kuantitatif berdesain quasi eksperimen nonequivalent control group design. Subjek penelitian berjumlah 92 siswa, yang mencakup 46 siswa kelas XI-9 sebagai kelas eksperimen dan 46 siswa kelas XI-10 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, sedangkan analisis data meliputi pengujian normalitas, homogenitas, linearitas, uji hipotesis melalui uji independent sample t-tes, analisis regresi sederhana, serta uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar pada kedua kelas, namun peningkatan pada kelas eksperimen lebih tinggi. Rata-rata nilai pretest kelas eksperimen sebesar 53,78 meningkat menjadi 72,59, atau naik sekitar 34,92%, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 55,61 menjadi 71,80, atau naik sekitar 29,15%. Temuan ini membuktikan bahwa media pembelajaran TikTok berpengaruh positif terhadap hasil belajar kognitif siswa.