Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KONSEP KEBIJAKAN PENDIDIKAN Agung Kurniawan
Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : PROGRAM STUDI PAI STIT TANGGAMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan pendidikan penting dalam proses pencapaian tujuan pendidikan nasional agar pemahaman tentang konsep dasar kebijakan pendidikan diperlukan untuk menghasilkan kebijakan pendidikan yang proaktif dan memecahan masalah. Persoalan penting yang perlu disorot adalah apakah kebijakan pendidikan bagian dari kebijakan publik. Permasalahan tersebut menjadi penting karena berkaitan dengan memosisikan pendidikan dalam konteks sektor-sektor publik yang harus dikelola secara serius bagi pemerintah dalam menetapkan prioritas program-program pembangunan. Dalam menganalisis dengan pendekatan filsafat moral dan ekonomi politik disimpulkan bahwa kebijakan pendidikan sebagai kebijakan publik bukan kebijakan pendidikan bagian dari kebijakan publik. Dalam penyusunan kebijakan-kebijakan yang berkenaan dengan pendidikan di Indonesia ini, pendidikan cenderung diartikan sebagai usaha sadar untuk membantu perkembangan kepribadian dan kemampuan peserta didik. Sebuah kebijakan pendidikan nantinya akan di Implementasikan untuk menetapkan arah agar tujuan kebijakan dapat teralisasi. bahwa “implementasi” merupakan faktor terpenting dari sebuah kebijakan. Implementasi kebijakan pendidikan merupakan proses yang bersangkut paut dengan perilaku badan administratif sebagai penanggung jawab pelaksanaan program. Proses implementasi berkairan juga dengan faktor hukum, politik, ekonomi, sosial yang langsung maupun tidak langsung berpengaruh terhadap perilaku dari berbagai pihak yang terlibat dalam program. Pencapaian tujuan pendidikan berpengaruh terhadap mutu Pendidikan kualitas pendidikan tersebut dapat dikelola berdasarkan kebijakan pendidikan yang telah ditetapkan. Maka dari hal ini dibuktikan bahwa kebijakan pendidikan memiliki keterkaitan satu sama lain yang berdampak kepada proses berjalanyan sistem pendidikan tersebut. Maka dalam hal kebijakan pendidikan harus dirumuskan dengan memperhatikan ketercapaian tujuan pendidikan tersebut
STUDI LITERATUR MENGENAI PENGARUH JUDI ONLINE TERHADAP MORALITAS PELAJAR DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Agung Kurniawan; Koderi Koderi; Fitriani Fitriani
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i2.9562

Abstract

The development of digital technology has opened up opportunities for students to access various risky content, including online gambling, which can have serious impacts on morals and character development. In the context of Islamic Religious Education (PAI), this issue is crucial because it contradicts Islamic values ​​that emphasize good morals, piety, and social responsibility. This study aims to explore the influence of online gambling on students' morals, the factors that encourage students to engage in online gambling, and how Islamic Education plays a role in preventing and mitigating these effects. The method used in this study was a Systematic Literature Review (SLR) following PRISMA guidelines. The literature search was conducted using several trusted databases with publication dates between 2020 and 2025. Of the 138 articles found, 20 met the inclusion criteria and were systematically analyzed. The study findings indicate that online gambling significantly weakens the values ​​of honesty, trustworthiness, discipline, and responsibility, reduces the quality of worship and piety, undermines social ethics, and hinders the formation of Islamic character. The main factors contributing to student involvement are psychological pressure, peer influence, easy access to technology, lack of supervision from parents and teachers, and the desire for quick profits. The study's conclusion confirms that Islamic Religious Education plays a crucial role in preventing online gambling through strengthening moral values, spiritual approaches, innovations in Islamic-based digital learning, and collaboration between schools, families, and the social environment in fostering student character in the digital age. ABSTRAK Perkembangan teknologi digital telah membuka kesempatan bagi siswa untuk mengakses berbagai konten berisiko, termasuk perjudian online, yang dapat memberikan dampak serius terhadap moral dan pembentukan karakter. Dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI), masalah ini sangat penting karena bertentangan dengan nilai-nilai keislaman yang menekankan pada akhlak baik, ketakwaan, dan tanggung jawab sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh perjudian online terhadap moral siswa, faktor-faktor yang mendorong siswa terlibat dalam perjudian online, serta bagaimana Pendidikan Islam berperan dalam mencegah dan mengurangi efek tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti pedoman PRISMA. Pencarian literatur dilakukan menggunakan beberapa database terpercaya dengan rentang waktu publikasi antara tahun 2020 dan 2025. Dari 138 artikel yang ditemukan, ada 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara sistematis. Temuan penelitian menyatakan bahwa perjudian online secara signifikan melemahkan nilai-nilai kejujuran, amanah, disiplin, dan tanggung jawab, mengurangi kualitas ibadah dan ketakwaan, merusak etika sosial, serta menghalangi pembentukan karakter Islami. Faktor utama yang menyebabkan keterlibatan siswa adalah dorongan psikologis, pengaruh teman, kemudahan akses teknologi, kurangnya pengawasan dari orang tua dan guru, serta motivasi untuk mendapatkan keuntungan dengan cepat. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting dalam mencegah perjudian online melalui penguatan nilai akhlak, pendekatan spiritual, inovasi dalam pembelajaran digital yang berbasis nilai Islami, serta kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan sosial dalam pembinaan karakter siswa di era digital.  
DAMPAK BIAS GENDER TERHADAP PRILAKU SEKSUAL PERSPEKTIF AL-QUR’AN Agung Kurniawan; Rahmawati Nurdin
Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 02 (2025): Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : PROGRAM STUDI PAI STIT TANGGAMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.566237/al-irsyad.v1i02.160

Abstract

ABSTRACT Gender bias is one of the social factors that influences the construction of understanding and sexual behavior within society. From the perspective of the Qur’an, human equality and dignity are affirmed without distinction based on sex, as stated in Surah Al-Hujurāt [49]:13 and An-Nisā’ [4]:1. This study aims to analyze the impact of gender bias on sexual behavior by referring to the ethical, moral, and gender-relational principles taught in the Qur’an. The method employed is library research through thematic analysis of Qur’anic verses alongside contemporary literature on gender and sexual behavior. The findings indicate that gender bias can perpetuate role inequality, normalize sexual domination, and foster deviant behaviors that contradict Qur’anic values such as justice, responsibility, and the sanctity of sexual relations. The Qur’an provides a normative framework emphasizing reciprocity (mubādalah), respect for human dignity, and self-restraint as the foundation for ethical and healthy sexual behavior. Therefore, eliminating gender bias constitutes an essential effort in cultivating civilized sexual conduct in accordance with Qur’anic teachings. ABSTRAK Bias gender merupakan salah satu faktor sosial yang dapat memengaruhi konstruksi pemahaman dan perilaku seksual dalam masyarakat. Dalam perspektif Al-Qur’an, kesetaraan dan kemuliaan manusia ditegaskan tanpa pembedaan berdasarkan jenis kelamin, sebagaimana termaktub dalam QS. Al-Hujurāt [49]: 13 dan QS. An-Nisā’ [4]: 1. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak bias gender terhadap perilaku seksual dengan merujuk pada prinsip-prinsip etika, moral, dan relasi gender yang diajarkan Al-Qur’an. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan melalui analisis tematik ayat-ayat Al-Qur’an serta kajian literatur kontemporer tentang gender dan.perilaku seksual. Hasil kajian menunjukkan bahwa bias gender dapat melanggengkan ketidaksetaraan peran, menormalisasi dominasi seksual, dan memicu perilaku menyimpang yang tidak sejalan dengan nilai-nilai Qur’ani seperti keadilan, tanggung jawab, dan kesucian hubungan seksual. Al-Qur’an memberikan kerangka normatif yang menekankan kesalingan (mubādalah), penghormatan martabat manusia, serta pengendalian diri sebagai dasar perilaku seksual yang sehat dan beretika. Dengan demikian, penghapusan bias gender menjadi bagian penting dari upaya membangun perilaku seksual yang berkeadaban sesuai dengan ajaran Al-Qur’an.