Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONSEP KEBIJAKAN PENDIDIKAN Agung Kurniawan
Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : PROGRAM STUDI PAI STIT TANGGAMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan pendidikan penting dalam proses pencapaian tujuan pendidikan nasional agar pemahaman tentang konsep dasar kebijakan pendidikan diperlukan untuk menghasilkan kebijakan pendidikan yang proaktif dan memecahan masalah. Persoalan penting yang perlu disorot adalah apakah kebijakan pendidikan bagian dari kebijakan publik. Permasalahan tersebut menjadi penting karena berkaitan dengan memosisikan pendidikan dalam konteks sektor-sektor publik yang harus dikelola secara serius bagi pemerintah dalam menetapkan prioritas program-program pembangunan. Dalam menganalisis dengan pendekatan filsafat moral dan ekonomi politik disimpulkan bahwa kebijakan pendidikan sebagai kebijakan publik bukan kebijakan pendidikan bagian dari kebijakan publik. Dalam penyusunan kebijakan-kebijakan yang berkenaan dengan pendidikan di Indonesia ini, pendidikan cenderung diartikan sebagai usaha sadar untuk membantu perkembangan kepribadian dan kemampuan peserta didik. Sebuah kebijakan pendidikan nantinya akan di Implementasikan untuk menetapkan arah agar tujuan kebijakan dapat teralisasi. bahwa “implementasi” merupakan faktor terpenting dari sebuah kebijakan. Implementasi kebijakan pendidikan merupakan proses yang bersangkut paut dengan perilaku badan administratif sebagai penanggung jawab pelaksanaan program. Proses implementasi berkairan juga dengan faktor hukum, politik, ekonomi, sosial yang langsung maupun tidak langsung berpengaruh terhadap perilaku dari berbagai pihak yang terlibat dalam program. Pencapaian tujuan pendidikan berpengaruh terhadap mutu Pendidikan kualitas pendidikan tersebut dapat dikelola berdasarkan kebijakan pendidikan yang telah ditetapkan. Maka dari hal ini dibuktikan bahwa kebijakan pendidikan memiliki keterkaitan satu sama lain yang berdampak kepada proses berjalanyan sistem pendidikan tersebut. Maka dalam hal kebijakan pendidikan harus dirumuskan dengan memperhatikan ketercapaian tujuan pendidikan tersebut
DAMPAK BIAS GENDER TERHADAP PRILAKU SEKSUAL PERSPEKTIF AL-QUR’AN Agung Kurniawan; Rahmawati Nurdin
Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 02 (2025): Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : PROGRAM STUDI PAI STIT TANGGAMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Gender bias is one of the social factors that influences the construction of understanding and sexual behavior within society. From the perspective of the Qur’an, human equality and dignity are affirmed without distinction based on sex, as stated in Surah Al-Hujurāt [49]:13 and An-Nisā’ [4]:1. This study aims to analyze the impact of gender bias on sexual behavior by referring to the ethical, moral, and gender-relational principles taught in the Qur’an. The method employed is library research through thematic analysis of Qur’anic verses alongside contemporary literature on gender and sexual behavior. The findings indicate that gender bias can perpetuate role inequality, normalize sexual domination, and foster deviant behaviors that contradict Qur’anic values such as justice, responsibility, and the sanctity of sexual relations. The Qur’an provides a normative framework emphasizing reciprocity (mubādalah), respect for human dignity, and self-restraint as the foundation for ethical and healthy sexual behavior. Therefore, eliminating gender bias constitutes an essential effort in cultivating civilized sexual conduct in accordance with Qur’anic teachings. ABSTRAK Bias gender merupakan salah satu faktor sosial yang dapat memengaruhi konstruksi pemahaman dan perilaku seksual dalam masyarakat. Dalam perspektif Al-Qur’an, kesetaraan dan kemuliaan manusia ditegaskan tanpa pembedaan berdasarkan jenis kelamin, sebagaimana termaktub dalam QS. Al-Hujurāt [49]: 13 dan QS. An-Nisā’ [4]: 1. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak bias gender terhadap perilaku seksual dengan merujuk pada prinsip-prinsip etika, moral, dan relasi gender yang diajarkan Al-Qur’an. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan melalui analisis tematik ayat-ayat Al-Qur’an serta kajian literatur kontemporer tentang gender dan.perilaku seksual. Hasil kajian menunjukkan bahwa bias gender dapat melanggengkan ketidaksetaraan peran, menormalisasi dominasi seksual, dan memicu perilaku menyimpang yang tidak sejalan dengan nilai-nilai Qur’ani seperti keadilan, tanggung jawab, dan kesucian hubungan seksual. Al-Qur’an memberikan kerangka normatif yang menekankan kesalingan (mubādalah), penghormatan martabat manusia, serta pengendalian diri sebagai dasar perilaku seksual yang sehat dan beretika. Dengan demikian, penghapusan bias gender menjadi bagian penting dari upaya membangun perilaku seksual yang berkeadaban sesuai dengan ajaran Al-Qur’an.