I Made Bayu Wisnawa
Universitas Triatma Mulya, Badung, Indonesia

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Kegiatan Mengajar untuk Melatih Pemahaman Murid SD di Desa Petak, Gianyar, Bali Made Christin Dwitrayani; I Made Bayu Wisnawa; I Ketut Sutapa; Luh Komang Candra Dewi; Gde Herry Sugiarto Asana; Dewiwati Sujadi; I Dewa Ayu Tita Permata Tabita; I Komang Adi Putra Wirawan; Ni Luh Eka Wahyuni; Ni Putu Candra Pratiwi
Prosiding Seminar Nasional Riset dan Pengabdian pada Masyarakat 2024: Penguatan Sumber Daya Desa dalam Mendukung Pengembangan Desa Wisata
Publisher : Pubfine Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Triatma Mulya University's Thematic Real Work Lecture is one form of implementation of Merdeka Learning Merdeka Campus which is a policy of the Minister of Education and Culture. The Petak Village Elementary School Teaching Program provides new activities for elementary school children in Petak Village when they are bored with their lessons. This Thematic Real Work Lecture activity program is carried out within 3 weeks, namely Monday, January 16, 2024 to February 01, 2024, which is located in Petak Village, Gianyar Regency. Our teaching activities were carried out at SDN 1 Petak, SDN 2 Petak and SDN 3 Petak. The results of the implementation of the Thematic Real Work Lecture in Petak Village Gianyar can be carried out well and as expected This is evidenced by the achievement of all programs that have been implemented. With the teaching at SDN 1 Petak, SDN 2 Petak and SDN 3 Petak will train children's creativity and creation in learning. And children are invited to learn while playing while training their level of focus. We teach self-introduction using English, answering synonyms and antonyms of words, learning while playing, and so on.
Kegiatan Pemetaan Potensi Desa dan Pembuatan Video Promosi Desa Petak Gianyar I Made Bayu Wisnawa; I Ketut Sutapa; Luh Komang Candra Dewi; Gde Herry Sugiarto Asana; Dewiwati Sujadi; Made Christin Dwitrayani; I Dewa Ayu Tita Permata Tabita; Widya Kristanti; Valentien Natalya; Wiga Wiratama
Prosiding Seminar Nasional Riset dan Pengabdian pada Masyarakat 2024: Penguatan Sumber Daya Desa dalam Mendukung Pengembangan Desa Wisata
Publisher : Pubfine Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Petak Village is a village located in Gianyar District, Gianyar Regency. . Petak Village is located in the northern part of Gianyar City with a distance of 20 minutes or about 7 km from Gianyar City. Petak Village has 6 Banjars, namely, Banjar Benawah Kawan, Banjar Benawah Kangin, Banjar Bonnyuh, Banjar Madangan Kaja, Banjar Madangan Kelod and Banjar Umah Anyar. There are many tourism potentials owned by Petak Village, can be grouped as follows: natural tourism, artificial tourism, natural tourism, and culinary tourism. This dedication aims to divide the village so that the author knows the boundaries of the village area, and makes promotional videos about its tourism potential. With this activity, it is hoped that it can realize Petak Village to be more widely known by tourists and easy to access information about Petak Village.
Kegiatan Lomba Menggambar dan Mewarnai Tingkat SD Se-Desa Petak I Ketut Sutapa; I Made Bayu Wisnawa; Luh Komang Candra Dewi; Gde Herry Sugiarto Asana; Dewiwati Sujadi; Made Christin Dwitrayani; I Dewa Ayu Tita Permata Tabita; Kadek Dwik Ariasih; Luh Septiani Ulandari; I Wayan Gede Widiyantara; I Putu Kesuma Yuda
Prosiding Seminar Nasional Riset dan Pengabdian pada Masyarakat 2024: Penguatan Sumber Daya Desa dalam Mendukung Pengembangan Desa Wisata
Publisher : Pubfine Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research examines coloring and drawing competitions. Drawing and coloring competitions are activities that have a positive impact on the development of creativity and artistic talent in children. This competition is not only an opportunity to express oneself artistically, but also prioritizes collaboration, healthy competition and appreciation of fine arts. Fine arts plays an important role in children's development because it provides opportunities for them to express themselves, develop creative skills and strengthen the teaching and learning process. The research location was in Banjar Madangan Kaja which was carried out on February 12 2024. Data collection techniques were carried out using observation, interviews and documentation. The research results show that the majority of elementary school students in Petak Village have high creativity and enthusiasm in participating in drawing and coloring competitions. However, the problem experienced when this competition was held was that the participants who took part in the competition did not arrive on time, therefore the committee carried out a follow-up with the principal of the SDN school in Petak Village.
Kegiatan Fisik Gotong Royong Pembersihan Lingkungan Tukad Yeh Poh dan Jogging Track di Desa Dalung, Badung, Bali I Gusti Agung Bagus Widiantara; Laras Oktaviani; I Ketut Eli Sumerta; Ni Nyoman Nidya Trianingrum; I Made Suwitra Wirya; Anak Agung Ketut Sriasih; Raden Ayu Rani Kusumo Wardani; I Made Bayu Wisnawa
Prosiding Seminar Nasional Riset dan Pengabdian pada Masyarakat 2025: Optimalisasi Potensi Desa Berbasis Kearifan Lokal
Publisher : Pubfine Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kebersihan dan kenyamanan lingkungan di Desa Dalung melalui gotong royong pembersihan kawasan Tukad Yeh Poh dan Jogging Track. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa KKN dan masyarakat setempat untuk menciptakan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan. Metode: Pelaksanaan kegiatan dimulai dengan observasi untuk menilai kondisi lingkungan, diikuti dengan pembersihan area, pemasangan plang penunjuk arah, dan penyediaan tempat sampah di lokasi strategis. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 7 Februari 2025. Hasil: Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kebersihan di kawasan Taman Desa Dalung, Jogging Track Tukad Yeh Poh, Kawasan Suci Pura Sempua Hingga Pura Dalem Tegal, serta pemasangan plang yang memberikan informasi jelas mengenai rute dan pentingnya menjaga kebersihan. Masyarakat yang terlibat juga menunjukkan peningkatan kesadaran akan kebersihan lingkungan. Kesimpulan: Kegiatan gotong royong ini berhasil mencapai tujuan utama dalam menjaga kebersihan dan merawat fasilitas publik, serta memiliki potensi untuk mengembangkan kawasan tersebut menjadi destinasi wisata yang menarik.
Peningkatan Kinerja UMKM Melalui Platform Digital Media Sosial dan Google Maps Di Desa Dalung, Badung, Bali I Made Bayu Wisnawa; Anak Agung Ketut Sriasih; I Made Suwitra Wirya; I Ketut Eli Sumerta; Ni Nyoman Nidya Trianingrum; I Gusti Agung Bagus Widiantara; Laras Oktaviani; Raden Ayu Rani Kusumo Wardani
Prosiding Seminar Nasional Riset dan Pengabdian pada Masyarakat 2025: Optimalisasi Potensi Desa Berbasis Kearifan Lokal
Publisher : Pubfine Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian lokal, termasuk di Desa Dalung, Badung, Bali. Namun, keterbatasan akses pemasaran menjadi kendala utama dalam pengembangan UMKM. Metode: peningkatan kinerja UMKM melalui pemanfaatan platform digital, seperti media sosial (Instagram dan TikTok) serta Google Maps. Hasil: 10 UMKM telah mendapatkan pendampingan dalam pembuatan video promosi dan spanduk untuk meningkatkan daya tarik pelanggan. Kesimpulan: Hasil evaluasi menunjukkan bahwa digitalisasi pemasaran memberikan dampak positif terhadap visibilitas dan daya saing UMKM.
Penyuluhan Kesehatan Kelompok Lansia Desa Dalung, Badung, Bali I Made Bayu Wisnawa; I Made Suwitra Wirya; Laras Oktaviani; I Ketut Eli Sumerta; Ni Nyoman Nidya Trianingrum; I Gusti Agung Bagus Widiantara; Anak Agung Ketut Sriasih; Raden Ayu Rani Kusumo Wardani
Prosiding Seminar Nasional Riset dan Pengabdian pada Masyarakat 2025: Optimalisasi Potensi Desa Berbasis Kearifan Lokal
Publisher : Pubfine Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari di perguruan tinggi dalam rangka menyelesaikan permasalahan di masyarakat. Di Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, program KKN bertemakan "Optimalisasi Potensi Desa Berbasis Kearifan Lokal" berfokus pada penyuluhan kesehatan, khususnya bagi kelompok lansia. Metode: Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman lansia mengenai pentingnya pola hidup sehat melalui olahraga teratur, pengaturan pola makan, serta mengelola stres dengan cara yang positif. Selain itu, kegiatan ini juga mencakup program monitoring kesehatan lansia dan balita melalui Posyandu yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan. Hasil: Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup lansia di Desa Dalung. Kesimpulan: Pengabdian masyarakat di bidang kesehatan di Desa Dalung berhasil meningkatkan kualitas hidup lansia, dan mendapat simpati dari masyarakat.
Kegiatan Pemetaan Potensi Wisata dan Pembuatan Video Promosi Desa Dalung Badung I Made Bayu Wisnawa; I Gusti Agung Bagus Widiantara; I Made Suwitra Wirya; I Ketut Eli Sumerta; Ni Nyoman Nidya Trianingrum; Anak Agung Ketut Sriasih; Laras Oktaviani; Raden Ayu Rani Kusumo Wardani
Prosiding Seminar Nasional Riset dan Pengabdian pada Masyarakat 2025: Optimalisasi Potensi Desa Berbasis Kearifan Lokal
Publisher : Pubfine Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Desa Dalung, yang terletak di Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, memiliki potensi wisata yang belum sepenuhnya tereksplorasi. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Triatma Mulya bertujuan untuk memetakan potensi wisata serta membuat video promosi guna meningkatkan daya tarik wisatawan ke desa ini. Metode: Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup observasi lapangan, wawancara dengan pemangku kepentingan, dan pembuatan konten digital berbasis promosi pariwisata. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa potensi wisata utama di Desa Dalung adalah Taman Desa Dalung, Tukad Yeh Poh, dan Jogging Track yang telah mendapat perhatian lebih setelah dilakukan promosi digital. Video promosi yang dibuat dan disebarkan melalui media sosial turut meningkatkan kesadaran masyarakat akan potensi pariwisata di desa mereka. Kesimpulan: Artikel ini mengkaji efektivitas kegiatan tersebut dan memberikan rekomendasi pengembangan lebih lanjut bagi sektor pariwisata Desa Dalung.
Peningkatan Keterampilan Akademik dan Non-Akademik Melalui Program Ekstrakurikuler dan Literasi di Sekolah Dasar: Studi Pengabdian Masyarakat di Desa Dalung I Made Bayu Wisnawa; Laras Oktaviani; I Made Suwitra Wirya; I Ketut Eli Sumerta; Ni Nyoman Nidya Trianingrum; I Gusti Agung Bagus Widiantara; Anak Agung Ketut Sriasih; Raden Ayu Rani Kusumo Wardani
Prosiding Seminar Nasional Riset dan Pengabdian pada Masyarakat 2025: Optimalisasi Potensi Desa Berbasis Kearifan Lokal
Publisher : Pubfine Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Pendidikan dasar memainkan peranan vital dalam membentuk kompetensi dasar siswa, baik dalam aspek akademik maupun non-akademik. Di Desa Dalung, meskipun tingkat partisipasi pendidikan cukup tinggi, tantangan seperti kurangnya kegiatan ekstrakurikuler terstruktur dan rendahnya budaya literasi masih menjadi masalah. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dirancang untuk mengatasi masalah tersebut dengan meningkatkan keterampilan siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler dan literasi berbasis kearifan lokal. Metode: Program ini dimulai dengan persiapan koordinasi dengan pihak sekolah, pemetaan kebutuhan siswa, dan penyesuaian jadwal kegiatan dengan kurikulum yang ada. Kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan setiap Jumat dan Sabtu, melibatkan sekitar 60 siswa dalam olahraga dan seni, sementara program literasi dilakukan dari Senin hingga Kamis dengan pendekatan berbasis permainan edukatif. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara dengan pihak sekolah serta kuesioner kepada siswa dan orang tua. Hasil: Selama pelaksanaan program, sekitar 85% siswa aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, yang berkontribusi pada peningkatan keterampilan fisik dan sosial mereka. Program literasi juga menunjukkan keberhasilan, dengan 70% siswa mengalami peningkatan keterampilan membaca dan menulis. Lebih dari 75% siswa menjadi lebih aktif dalam berinteraksi dan bekerja sama, sementara umpan balik dari guru menunjukkan adanya perubahan positif dalam sikap dan motivasi belajar siswa. Keberhasilan ini mencerminkan efektivitas pendekatan interaktif yang digunakan dalam program.