Upa Silaen
Sekolah Tinggi Teologi Wesley Methodist Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PRO-KONTRA IBADAH ONLINE di MASA PANDEMI COVID-19 (CORONA) BERDASARKAN INJIL YOHANES 14:1-3 Samuel Sulistiyo; A.B. Simamora; Upa Silaen; Wanni Bogawan; Tan Ci Bui; Hocky Salim
Ra'ah: Journal of Sociology of Religion Vol. 2 No. 2 (2022): December
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52960/r.v2i2.186

Abstract

Satu tahun telah berlalu sejak virus corona (Covid 19) dari Wuhan, China, mendarat di Indonesia. Depok adalah daerah yang pertama kali ditemukan adanya orang yang terinfeksi virus ini secara langsung. Presiden Joko Widodo mengumumkan temuan kasus infeksi virus corona pertama di Indonesia di Jakarta, Senin 2 Maret 2020. Sejak bulan Maret 2020, masyarakat Indonesia menjadi resah oleh mewabahnya virus Covid-19 di berbagai wilayah di Indonesia. Pandemi COVID-19 yang berdampak kepada munculnya keputusan beribadah di rumah ini harus ditanggapi dengan respons yang positif. Menjawab Pro-Kontra Ibadah Online di kalangan pemimpin gereja maupun jemaat mengenai keputusan beribadah di rumah, secara teologis, beribadah di rumah bukanlah menunjukkan kelemahan iman orang Kristen, tetapi sebaliknya menunjukkan kekuatan iman dengan membangun kepedulian kepada sesama terutama di tengah pandemi COVID-19 yang menyerang bangsa Indonesia bahkan dunia. Ibadah di gereja dan di rumah atau secara online, tidak menjadi tolak ukur untuk melakukan komunikasi kepada Tuhan dan untuk memuliakan nama-Nya. Dimanapun, kapan pun, melalui online atau offline Tuhan tidak mempersoalkan hal itu, yang Tuhan minta adalah ketulusan hati kita dalam memuji, memuliakan dan bersyukur di hadapan-Nya.