Putri Regina
Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Mulawarman

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pembelajaran bagi Siswa CIBI dan Slow Learner melalui Pendekatan Teaching at the Right Level di Kelas X-8 SMA Negeri 16 Samarinda Putri Regina; Desy Rusmawaty
Jurnal Inovasi Refleksi Profesi Guru Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jirpg.v2i2.5136

Abstract

Kelas X-8 SMA Negeri 16 Samarinda merupakan kelas inklusif dengan karakter sisw yang beragam, termasuk siswa dengan Cerdas Istimewa dan Berbakat Istimewa (CIBI) serta siswa dengan hambatan belajar (slow learner). Perbedaan kemampuan tersebut menimbulkan tantangan dalam pelaksanaan pembelajaran yang setara dan bermakna. Berdasarkan hasil asesmen diagnostik awal, ditemukan adanya ketimpangan capaian pembelajaran antar siswa, sehingga peneliti menerapkan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) yang memetakan kemampuan siswa berdasarkan level pemahaman aktual mereka dan memberikan pembelajaran yang sesuai dengan level tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi strategi pembelajaran berdiferensiasi berbasis TaRL yang didukung oleh rancangan akomodasi materi, media, dan lingkungan belajar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi proses pembelajaran, dokumentasi perangkat ajar, analisis hasil pekerjaan siswa, dan refleksi guru serta peserta didik. Intervensi dilakukan melalui diferensiasi Lembar Kerja Peserta Didik, pengelompokan fleksibel, pendampingan guru secara adaptif, serta pemberian tugas pengayaan atau remedial berdasarkan level capaian siswa. Hasil refleksi menunjukkan bahwa strategi ini berdampak positif terhadap partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran, pemahaman konsep puisi (diksi, tema, dan suasana), serta peningkatan kepercayaan diri siswa slow learner. Sementara itu, siswa CIBI merasa tertantang untuk mengeksplorasi makna puisi secara mendalam. Strategi ini juga meningkatkan kesadaran guru terhadap pentingnya pembelajaran yang adil, tidak seragam, namun setara.
Pelatihan Pembuatan Majalah Daring Untuk Meningkatkan Jurnalistik Siswa Di SMAN 16 Samarinda Aldam Rojab; Muhammad Alief Ramadhany; Muhammad Fajar Qadri Askar; Julia Ika Pratiwi; Putri Regina
Jurnal Pengabdian Masyarakat ProfesiĀ Guru Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jpmpg.v2i2.5874

Abstract

Tingkat literasi siswa di Indonesia masih rendah, terbukti dari posisi Indonesia pada survei PISA 2019 dan data UNESCO, serta rendahnya indeks aktivitas literasi membaca. Kondisi ini diperparah oleh dominasi media digital dan kurangnya minat baca siswa. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan jurnalistik siswa, khususnya di SMA Negeri 16 Samarinda, melalui pelatihan pembuatan majalah daring. Metode yang digunakan adalah siklus pelatihan (training cycle) yang meliputi identifikasi kebutuhan, perencanaan kegiatan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Sebanyak 22 siswa kelas 10 dan 11 yang memiliki minat pada jurnalistik dan desain grafis mengikuti pelatihan ini. Hasil yang dicapai sangat menggembirakan; siswa menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan mencari, mengolah, dan menulis informasi (jurnalistik dasar), serta keterampilan desain grafis menggunakan Canva. Tim redaksi majalah daring SPEKTA 16 berhasil terbentuk dan menerbitkan edisi perdana majalah dalam bentuk cetak dan digital, yang menunjukkan keberhasilan peningkatan kemampuan praktis siswa dalam mengelola media digital. Selain itu, pelatihan ini juga berhasil menumbuhkan rasa percaya diri, sikap kritis, rasa ingin tahu, dan kemampuan komunikasi interpersonal siswa.