JAUHAROTUL MUFIDAH
INSTITUT AGAMA ISLAM K.H. SUFYAN TSAURI MAJENANG

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kompetensi Guru Madrasah Ibtidaiyah dalam Pemanfaatan Media Pembelajaran Digital Interaktif Berbasis Literasi Islami melalui Pelatihan Partisipatif JAUHAROTUL MUFIDAH; Miftahunangim Miftahunaning; MUHAMAD HABIB
JMIMAS: JURNAL PENGABDIAN DAN MITRA MASYARAKAT Vol 1 No 02 (2025): JMIMAS: Jurnal Pengabdian dan Mitra Masyarakat
Publisher : Rumah Jurnal INSIMA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era digital menuntut transformasi mendalam dalam praktik pendidikan, tidak terkecuali di Madrasah Ibtidaiyah (MI). Namun, guru MI seringkali menghadapi kesenjangan antara tuntutan penguasaan teknologi dan keterbatasan kompetensi serta infrastruktur, yang diperparah oleh kekhawatiran bahwa teknologi dapat mengikis nilai-nilai keislaman. Menjawab tantangan tersebut, sebuah Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) telah dilaksanakan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru MI dalam memanfaatkan media pembelajaran digital interaktif—khususnya Canva dan Quizizz—yang didasarkan pada kerangka konseptual Literasi Islami. Literasi Islami didefinisikan sebagai kemampuan kritis dan etis dalam mengakses, mengevaluasi, dan menciptakan konten digital yang selaras dengan nilai-nilai fundamental Islam seperti tabayyun (klarifikasi), amanah (tanggung jawab), dan shidq (kejujuran). Metode kegiatan melibatkan siklus perencanaan, pelatihan intensif, implementasi di kelas, dan refleksi kolaboratif yang diikuti oleh 20 guru dari tiga MI. Evaluasi menggunakan desain one-group pretest-posttest serta analisis kualitatif terhadap produk media dan data observasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi teknis dan pedagogis guru, dengan skor rata-rata kemampuan pemanfaatan Canva dan Quizizz meningkat lebih dari 80%. Lebih penting lagi, analisis produk menunjukkan bahwa guru mampu menghasilkan media pembelajaran digital yang tidak hanya menarik secara visual dan interaktif, tetapi juga secara substantif mengintegrasikan nilai-nilai dan akhlak Islam. Implementasi media ini di kelas terbukti meningkatkan antusiasme dan keterlibatan siswa. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa model pelatihan partisipatif yang membingkai teknologi dalam kerangka Literasi Islami merupakan strategi efektif untuk menjembatani tradisi dan modernitas, mengubah guru dari pengguna pasif menjadi inovator pembelajaran yang percaya diri dan berkarakter.