Bambang Sulistyo
Universitas Negeri Yogayakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Virtual Reality Terhadap Hasil Belajar Mekanik Alat Berat Pada Materi Maintenance Excavator: Inggris, Indonesia Priyatama Rifkiadi; Bambang Sulistyo
Journal of Automotive Technology and Education Vol. 2 No. 3 (2025): JATE
Publisher : Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jate.v2i3.2718

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai seberapa efektif penggunaan media pembelajaran berbasis virtual reality (VR) dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik program pelatihan mekanik alat berat di United Tractors School Jakarta, khususnya pada materi maintenance excavator PC 200-8 M0. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kebutuhan akan metode pembelajaran inovatif dalam pendidikan vokasional yang menghadapi keterbatasan sarana praktik dan risiko keselamatan. Metode yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan desain one-group pretest-posttest pada 14 peserta program upskilling dan reskilling. Instrumen penelitian meliputi tes pilihan ganda dan kuesioner persepsi peserta. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari pretest (58,29) ke posttest (87,29) dengan nilai gain score 0,67 (kategori sedang). Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah penggunaan media VR (p = 0,001). Respon peserta juga menunjukkan tingkat kepuasan tinggi terhadap efektivitas media dari segi konten, penyampaian materi, dan relevansi industri. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa media pembelajaran VR cukup efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan keterlibatan peserta secara kognitif dan afektif. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan lanjutan dengan pendekatan eksperimen yang lebih kuat dan cakupan peserta yang lebih luas untuk generalisasi hasil yang lebih mendalam. Kata kunci: virtual reality; hasil belajar; pendidikan vokasional; maintenance excavator; media pembelajaran Abstract This study aimed to evaluate the effectiveness of virtual reality (VR)-based instructional media on the learning outcomes of students enrolled in the heavy equipment mechanic training program at United Tractors School Jakarta, specifically on the maintenance of the PC 200-8 M0 excavator. The background of this study stems from the need for innovative learning methods in vocational education, which often face limitations in terms of practical facilities and safety risks. This research used a pre-experimental one-group pretest-posttest design involving 14 participants from upskilling and reskilling programs. The instruments used included multiple-choice tests and participant perception questionnaires. The results showed a significant improvement in average scores from pretest (58.29) to posttest (87.29), with a gain score of 0.67 (moderate category). The Wilcoxon test revealed a statistically significant difference between the pre- intervention and post-intervention VR learning scores (p = 0.001). Participants also expressed high satisfaction with the media’s content quality, delivery, and industrial relevance. This study concludes that VR-based learning media are reasonably effective in enhancing both cognitive and affective engagement. The study recommends further research using stronger experimental designs and broader participant coverage to enable more comprehensive generalizations. Keywords: virtual reality; learning outcomes; vocational education; excavator maintenance; instructional media
Hubungan Pengetahuan, Sikap, Persepsi, Teman Sebaya, Dan Pelatihan Dengan Perilaku Safety Riding Mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif pada Salah Satu Perguruan Tinggi di Yogyakarta: Indonesia, Inggris Alfeus Ferdhinasa; Bambang Sulistyo
Journal of Automotive Technology and Education Vol. 3 No. 2 (2026): JATE
Publisher : Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jate.v3i2.3229

Abstract

Abstract This study investigates the relationships between knowledge, attitude, perception, peer influence, participation in safety-riding training, and safety-riding behavior among students of an Automotive Engineering Education department at a university in Yogyakarta, cohort 2025. A quantitative correlational approach with a cross-sectional design was used. The entire population of 98 students was included through saturated sampling. Data were collected using closed-ended questionnaires that had been tested for validity and reliability. Univariate analysis was used to describe each variable, while bivariate relationships were examined using the Chi-Square test and Fisher’s Exact Test at a significance level of 0.05. The results showed significant relationships between knowledge and safety-riding behavior (p = 0.025), attitude and safety-riding behavior (p = 0.030), peer influence and safety-riding behavior (p = 0.021), and participation in safety-riding training and safety-riding behavior (Fisher’s Exact p = 0.031)。 Perception was not significantly related to safety-riding behavior (p = 0.071)。 Descriptively,55.1%of respondents were categorized as having unsafe riding behavior, although 93.9% had previously participated in safety-riding training. These findings indicate that participation in training alone does not necessarily ensure consistent safe-riding behavior. Strengthening road-safety education should therefore combine knowledge development, attitude formation, supportive peer norms, and better-designed training programs. The findings are limited to one student cohort and rely on self-reported behavior, so broader studies using observational measures are recommended. Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan, sikap, persepsi, peran teman sebaya, keikutsertaan pelatihan safety riding, dan perilaku safety riding pada mahasiswa Departemen Pendidikan Teknik Otomotif pada salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta angkatan 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan desain potong lintang. Seluruh populasi sebanyak 98 mahasiswa dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis univariat digunakan untuk menggambarkan setiap variabel, sedangkan hubungan antarvariabel dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan Fisher’s Exact Test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan perilaku safety riding (p = 0,025), sikap dan perilaku safety riding (p = 0,030), peran teman sebaya dan perilaku safety riding (p = 0,021), serta keikutsertaan pelatihan dan perilaku safety riding (Fisher’s Exact p = 0,031)。 Persepsi tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku safety riding (p = 0,071)。 Secara deskriptif,55,1% responden berada pada kategori perilaku tidak aman, meskipun 93,9% pernah mengikuti pelatihan safety riding. Temuan ini menunjukkan bahwa keikutsertaan pelatihan saja belum menjamin penerapan perilaku berkendara aman secara konsisten. Program keselamatan berkendara di perguruan tinggi perlu memadukan penguatan pengetahuan, pembentukan sikap, dukungan norma teman sebaya, dan peningkatan mutu pelatihan. Hasil penelitian terbatas pada satu angkatan dan menggunakan data perilaku berbasis laporan diri, sehingga penelitian lanjutan dengan cakupan sampel lebih luas dan observasi perilaku disarankan.