Yoga Guntur Sampurno
Universitas Negeri Yogayakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Dan Analisis Potensi Bahaya Pada Bengkel Otomotif SMK Negeri 2 Pengasih: Inggris, Indonesia Rio Prayoga Aditia; Yoga Guntur Sampurno
Journal of Automotive Technology and Education Vol. 2 No. 3 (2025): JATE
Publisher : Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jate.v2i3.2719

Abstract

Abstract This study was motivated by the high number of workplace accidents, which continues to increase every year. The objectives of this study are: (1) to identify potential hazards present in the engine workshop at SMK Negeri 2 Pengasih Automotive Workshop, (2) to analyse the risk level of each potential hazard, and (3) to formulate hazard control recommendations to minimise the risk of workplace accidents. The study was conducted at the engine workshop at the Automotive Workshop of SMK Negeri 2 Pengasih in May 2025. This study’s research techniques and instruments were observation using an observation sheet, interviews, and documentation. The research results show: (1) A total of 14 potential hazards were identified in the engine workshop at the SMK Negeri 2 Pengasih Automotive Workshop. (2) The risk levels of the identified potential hazards include: 5 potential hazards with low risk, seven potential hazards with moderate risk, and two potential hazards with high risk. (3) There are one recommendation for hazard control through elimination, six recommendations for hazard control through technical controls, seven recommendations for hazard control through administrative controls, and nine recommendations for hazard control through personal protective equipment. Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingginya angka kecelakaan kerja yang terus meningkat tiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi apa saja potensi bahaya yang terdapat pada bengkel engine/mesin di Bengkel Otomotif SMK Negeri 2 Pengasih, (2) menganalisis tingkat risiko dari setiap potensi bahaya tersebut, (3) merumuskan rekomendasi pengendalian potensi bahaya yang efektif guna meminimalkan risiko kecelakaan kerja. Penelitian dilaksanakan pada bengkel mesin/engine di Bengkel Otomotif SMK Negeri 2 Pengasih, pada bulan Mei 2025. Teknik dan instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi dengan menggunakan lembar observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian menunjukkan: (1) Potensi Bahaya yang teridentifikasi pada bengkel mesin/engine di Bengkel Otomotif SMK Negeri 2 Pengasih sejumlah 14 potensi bahaya. (2) tingkat risiko dari potensi bahaya yang teridentifikasi antara lain: 5 potensi bahaya dengan tingkat risiko rendah, 7 potensi bahaya dengan tingkat risiko sedang, dan 2 potensi bahaya dengan risiko tinggi. (3) terdapat 1 rekomendasi pengendalian potensi bahaya dengan eliminasi, 6 rekomendasi pengendalian potensi bahaya dengan kontrol teknik, 7 rekomendasi pengendalian potensi bahaya dengan kontrol administratif, dan 9 rekomendasi pengendalian potensi bahaya dengan alat pelindung diri.  
Analisis Potensi Bahaya Dan Risiko Di Bengkel Otomotif Prodi Sarjana Terapan Mesin Otomotif Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta Menggunakan Metode HIRA (Hazard Identification And Risk Assessment): Indonesia, Inggris Muhammad Tri Kurniawan; Yoga Guntur Sampurno
Journal of Automotive Technology and Education Vol. 3 No. 2 (2026): JATE
Publisher : Department of Automotive Engineering Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jate.v3i2.3635

Abstract

Abstract This study identifies hazards, assesses risk levels, and formulates risk-control recommendations for the automotive workshop of the Applied Bachelor Program in Automotive Engineering, Faculty of Vocational Studies, Universitas Negeri Yogyakarta. A descriptive design using the Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) approach was employed. Primary data were collected from 104 students who used the workshop through observation and questionnaires, while practicum job sheets were used as secondary data to identify work activities and potential hazards. Risk level was determined from likelihood and severity using a risk matrix referring to AS/NZS 4360 and the University of New South Wales risk-management guidance. The study identified 45 hazards consisting of 4 physical,22 mechanical, 6 chemical, 6 electrical, 2 ergonomic, 3 biological, and 2 psychological hazards. The risk assessment classified 24 hazards as low risk, 20 as medium risk, and 1 as high risk. The high-risk item was associated with electric shock from the electrical network, while mechanical hazards were the most frequently identified category. Risk-control recommendations were formulated according to the Hierarchy of Controls and included improving workshop conditions, periodic inspection of electrical installations and equipment, development and enforcement of standard operating procedures, installation of safety signs, supervision of personal protective equipment use, and occupational safety and health training. The results provide a structured basis for prioritizing corrective actions in the workshop. Further implementation should verify whether the recommended controls reduce residual risk through periodic reassessment. Abstrak Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, dan menyusun rekomendasi pengendalian risiko pada Bengkel Otomotif Program Studi Sarjana Terapan Mesin Otomotif, Fakultas Vokasi, Universitas Negeri Yogyakarta. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA). Data primer dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner kepada 104 mahasiswa pengguna bengkel, sedangkan jobsheet praktikum digunakan sebagai data sekunder untuk mengidentifikasi aktivitas kerja dan potensi bahaya. Tingkat risiko ditentukan berdasarkan nilai likelihood dan severity melalui matriks risiko yang mengacu pada AS/NZS 4360 dan pedoman manajemen risiko University of New South Wales. Hasil penelitian mengidentifikasi 45 potensi bahaya yang terdiri atas 4 bahaya fisis, 22 mekanik, 6 kimia, 6 listrik, 2 ergonomi, 3 biologis, dan 2 psikologis. Penilaian risiko mengelompokkan 24 potensi bahaya dalam kategori rendah, 20 kategori sedang, dan 1 kategori tinggi. Risiko tinggi berkaitan dengan potensi tersengat listrik dari jaringan listrik, sedangkan bahaya mekanik merupakan kategori yang paling banyak teridentifikasi. Rekomendasi pengendalian disusun berdasarkan Hierarchy of Controls, meliputi perbaikan kondisi bengkel, pemeriksaan berkala instalasi listrik dan peralatan, penyusunan dan penerapan SOP, pemasangan rambu keselamatan, pengawasan penggunaan APD, serta pelatihan K3. Temuan memberikan dasar terstruktur untuk menentukan prioritas tindakan perbaikan di bengkel. Implementasi berikutnya perlu mengevaluasi efektivitas pengendalian melalui penilaian risiko residual secara berkala.