Upacara siraman air sedudo merupakan upacara yang dilaksanakan setiap bulan Syura oleh masyarakat di daerah Ngliman. Upacara siraman ini sebagai bentuk ungkapan rasa syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa atas keberkahan yang telah diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terkait sejarah siraman air sedudo, nilai kebudayaan yang terkandung pada upacara siraman air sedudo, dan nilai nilai Pancasila yang terkandung pada siraman air sedudo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah studi literatur seperti jurnal ilmiah, artikel, dan karya ilmiah yang menjelaskan kebudayaan siraman air sedudo. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa nilai kebudayaan yang ada pada upacara siraman air sedudo yaitu nilai gotong royong, nilai toleransi dan nilai spiritual. Upacara ini juga menjadi bentuk implementasi nilai nilai Pancasila yaitu nilai ketuhanan sebagai ungkapan ras syukur terhadap Tuhan, nilai kemanusian sebagai semangat gotong royong dan kerjasama, nilai persatuan untuk menjaga persatuan dalam keberagaman, nilai musyawarah sebagai bentuk perwakilan yang mewakili setiap golongan, dan nilai keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat. Siraman air sedudo is a ceremony held every shura month by people in the Ngliman area. This ceremony is an expression of gratitude to God Almighty for the blessings that have been given. This study aims to determine the history of the siraman air sedudo , the cultural values contained in the siraman air sedudo ceremony, and the values of Pancasila contained in the siraman air sedudo. The method used in this research is descriptive qualitative research. The data source used is literature studies such as scientific journals, articles, and scientific works that explain the culture of siraman air sedudo . From the results of the study, it can be concluded that the cultural values that exist in the siraman air sedudo ceremony are the value of cooperation, tolerance value, and spiritual value. This ceremony is also a form of implementation of the values of Pancasila, namely the value of divinity as an expression of gratitude to God, the value of humanity as a spirit of cooperation, the value of unity to maintain unity in diversity, the value of deliberation as a form of representation that represents each group, and the value of justice for all levels of society.