Mujianto Mujianto
Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknik, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Ecoprint untuk Pemanfaatan Limbah Pertanian sebagai Produk Bernilai Ekonomi di Desa Wedoroklurak, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur Diana Puspitasari; Endang Retno Wedowati; Mujianto Mujianto; Fungki Sri Rejeki
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2098

Abstract

Pada Desa Wedoroklurak, Kec. Candi, Kab. Sidoarjo terdapat permasalahan terkait limbah pertanian dan juga pemberdayaan masyarakat, yaitu: a). Bagaimana menangani limbah yang biasanya dibuang dan menumpuk? b). Bagaimana agar penanganan limbah dapat dijadikan produk yang bermanfaat secara ekonomi? c). Banyaknya ibu rumah tangga yang masih memiliki waktu luang. Berdasarkan itu kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertujuan: a). Memberikan pengetahuan tentang pemanfaatan limbah daun; b). Memberikan pelatihan tentang pemanfaatan limbah daun dalam bentuk produk ecoprint yang memiliki nilai ekonomi; c). Memberikan pengetahuan tentang kewirausahaan dan manajemen usaha rumah tangga. Metode pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini dibagi dalam tiga tahap, yaitu: a). Sosialisasi tentang limbah daun dan pemanfaatannya; b). Pelatihan pengolahan limbah daun menjadi produk ecoprint; c). Sosialisasi tentang kewirausahaan dan majamenen usaha rumah tangga. Pada kegiatan ini peserta diberikan sosialisasi berupa teori dan pelatihan (praktik) pembuatan ecoprint pada bahan tekstil berupa totebag yang kemudian diberikan kepada peserta. Pengukuran hasil pemahaman peserta dilakukan dengan pengisian pre test dan post test oleh peserta, yang kemudian dilakukan pengolahan data. Dari hasil tersebut diketahui dampak dari kegiatan ini peserta mendapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang signifikan setelah pelatihan dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan ini selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk membuka usaha dan meningkatkan perekonomian keluarga.