Siti Jamilatun
Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Ahmad Dahlan, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Kapasitas Bumdes Desa Salam melalui Transfer Pengetahuan Desain Grafis dan Produk untuk Inisiasi Desa Wisata Utaminingsih Linarti; Siti Jamilatun; Lisna Zahrotun
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2259

Abstract

BUMDes Pratama, Desa Salam, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang belum memiliki wawasan pengetahuan yang banyak mengenai pengelolaan usaha berbasis wisata, lingkungan maupun usaha berbasis sosial masyarakat yang diharapkan mampu mengoptimalkan perannya di Desa Salam sebagai unit pengelola usaha desa. Pendampingan pengelolaan usaha berbasis pada suatu potensi, terutama pengolahan sampah dan inisiasi desa wisata sangat diperlukan. Pengetahuan tentang desain grafis, desain produk dan media sosial diharapkan dapat mendukung terwujudnya desa wisata tersebut. Saat ini, BUMDes Pratama juga belum banyak memiliki pengetahuan dan praktek tentang desain grafis dan desain produk. Media sosial sebagai sarana promosi juga perlu diberikan untuk mendukung aktivitas rintisan desa wisata. Tujuan dari Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah memberikan transfer pengetahuan tentang desain grafis, desain produk serta media sosial guna mendukung terwujudnya usaha desa wisata. Metode yang diguakan dalam PkM ini adalah partisipatif. Langkah-langkah solusi yaitu: 1) Persiapan dan Koordinasi, 2) Persiapan bahan materi dan modul, 3) Pelaksanaan penyuluhan, 4)Pengukuran Level Pengetahuan, dan 5) Pendampingan dan Evaluasi. Terdapat tujuh kriteria pengukuran peningaktan level pengetahuan. Hasil PkM mampu meningkatkan level pengetahuan untuk kriteria pemahaman tentang desain grafis dan desain produk serta kegunaan keduanya dalam rintisan usaha. Rata-rata peningkatan level pengetahuan sebesar 80,95%.