Teltje Koapaha
Program Studi Peternakan, Fakultas pertanian, Fakultas Peternakan Universitas Sam Ratulangi, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kapasitas Produksi dan Pemasaran Kelompok Usaha Wanita Melati melalui Pelatihan Pengolahan Nugget Ayam di Desa Tatelu Warukapas Minahasa Utara Sylvia Komansilan; Teltje Koapaha; Sjaloom Sakul
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2292

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan pemasaran Kelompok Usaha Wanita Melati di Desa Tatelu Warukapas, Kabupaten Minahasa Utara. Permasalahan utama mitra meliputi keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan produk olahan daging ayam serta rendahnya kemampuan promosi dan pemasaran produk. Melalui program ini, dilakukan pelatihan teknis pengolahan nugget ayam berbasis bahan lokal dengan memperhatikan aspek keamanan pangan, efisiensi produksi, dan peningkatan mutu produk. Kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan pengemasan, pelabelan, serta pelatihan strategi pemasaran digital sederhana melalui media sosial. Metode pelaksanaan meliputi tahap sosialisasi, pelatihan, praktik produksi, pendampingan..Hasil evaluasi menunjukkan terjadi peningkatan rata-rata pengetahuan peserta dari 62% sebelum pelatihan menjadi 91% setelah pelatihan, serta peningkatan keterampilan praktik pembuatan nugget ayam sebesar 85% berdasarkan penilaian observasi. Selain itu, sebanyak 80% peserta mulai mampu melakukan pengemasan dan pemasaran produk secara mandiri melalui platform digital lokal.Hasil Kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan teknis mitra dalam produksi nugget sesuai standart mutu pangan serta meningkatnya kesadaran terhadap aspek manajemen dan pemasaran produk. Program ini berdampak pada peningkatan kemandirian ekonomi anggota kelompok serta memperkuat partisipasi masyarakat dlam pengembangan industri pangan rumahan yang berkelanjutan.