Mahasiswa memegang peran sangat penting dalam membangun bangsa sebagai agen perubahan sosial, intelektual, dan moral. Sebagai kalangan terdidik dan kritis, mahasiswa dapat mengidentifikasi masalah sosial atau ekonomi, merumuskan solusi, serta menjembatani antara aspirasi masyarakat dan kebijakan publik. Keterlibatan mahasiswa dalam organisasi juga mendukung perkembangan karakter dan etika kepemimpinan, serta memupuk tanggung jawab sosial dan kesadaran kolektif untuk membawa perubahan positif. Oleh karena itu, pengembangan kepemimpinan mahasiswa melalui pendidikan formal, organisasi kemahasiswaan, dan aktivitas lainnya merupakan investasi strategis untuk menyiapkan pemimpin muda yang kompeten, bertanggung jawab, dan adaptif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berfokus pada materi pelatihan kepemimpinan dalam mewujudkan Agile Organization kepada mahasiswa Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Universitas Sriwijaya. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan mahasiswa sebagai calon penggerak organisasi kemahasiswaan, sekaligus menyiapkan mereka menghadapi dinamika lingkungan organisasi modern yang menuntut kemampuan adaptasi, respons cepat, serta kolaborasi lintas fungsi. Penulis menggunakan metode ceramah hingga diskusi dan tanya jawab interaktif untuk memberikan pemahaman awal dan lebih lanjut secara sistematis dan terstruktur. Pelaksanaan kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh penulis dapat dikatakan berjalan dengan lancar, yang terlihat melalui keterlibatan peserta selama proses pelatihan berlangsung. Peserta juga menunjukkan keberanian untuk mengemukakan pendapat, memberikan tanggapan terhadap pandangan peserta lain, dan terlibat dalam interaksi yang konstruktif. Sehingga hasil keseluruhan mengindikasikan bahwa program ini telah memberikan manfaat positif serta berkontribusi pada peningkatan kapasitas peserta pengabdian sesuai dengan bidang yang menjadi fokus pengabdian.