Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor Penghambat dalam Pelaksanaan Strategi Peningkatan Ekonomi Nelayan Skala Kecil Kabupaten Cilacap dalam Menghadapi Krisis Mata Pencaharian Kristian Cahyandi; Yohana Theresia Evrata
Saintara: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Maritim Vol 9 No 1 (2025): SAINTARA (Maret 2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Akademi Maritim Nusantara Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52475/saintara.v9i1.387

Abstract

Nelayan kecil di Kabupaten Cilacap adalah nelayan tangkap tradisional di pulau Jawa provinsi Jawa Tengah yang terhimpun dalam wadah Himpunan Nelayan Seluruh Indosensia (HNSI) Cabang Cilacap, dan saat ini tengah menghadapi tantangan dan kesulitan ekonomi. Tidak adanya infrastruktur perikanan yang memadai, armada perikanan tangkap yang rendah, biaya bahan bakar minyak yang tinggi, dan keterbatasan produksi es untuk kebutuhan aktivitas melaut adalah beberapa kendala bagi nelayan tradisional Kabupaten Cilacap. Sementara itu, krisis yang dihadapi nelayan mencakup sumber daya perikanan yang berkurang sebagai akibat dari perburuan ilegal, penangkapan yang tidak dilaporkan dan tidak diatur (IUU), perburuan yang berlebihan, ketidakstabilan harga ikan, cuaca ekstrem, dan perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor internal dan eksternal yang menghalangi nelayan untuk bertahan hidup baik di laut maupun di darat. Studi ini merupakan penelitian kualitatif, dengan menggunakan observasi non-partisipasi, wawancara terstruktur, dan studi dokumentasi untuk mengumpulkan data di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan internal berasal dari nelayan sendiri. Beberapa di antaranya adalah kesulitan untuk bekerja di luar laut dan tidak berusaha untuk meninggalkan area tangkap utama. Hambatan eksternal termasuk pelanggaran undang-undang di sekitar platform migas, penurunan aktivitas pukat mayang, kondisi alam yang tidak baik, dan risiko transaksi dalam ekonomi.