Pengelolaan sumber daya alam kelautan yang berkelanjutan menghadirkan tantangan tersendiri bagi para pengelola sumber daya tersebut. Meskipun pengelolaan tersebut biasanya didasarkan pada pertimbangan biologi dan ekonomis, ada pendapat yang mengatakan bahwa hal ini telah mengakibatkan eksploitasi berlebihan dan perusakan aset laut yang penting dalam industri seperti perikanan dan pariwisata. Permasalahan yang kerap kali timbul Adalah eksploitasi ekonomi yang kurang memperhatikan dampak ekologis, terutama dalam jangka Panjang. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data berupa observasi di pesisir Selatan Jawa Tengah, dan studi pustaka. Dapat disimpulkan bahwa diperlukan pendekatan lain, terutama yang relevan dengan penggunaan konsep ekonomi dan ekologi. Pada saat yang sama, dampak kesejahteraan manusia dari penerapan berbagai instrumen kebijakan harus dipertimbangkan secara cermat. Meskipun informasi dari sisi biologi sangat penting dalam perumusan dan penerapan kebijakan pengelolaan yang berhasil, dan penerapan instrumen ekonomi akan menjadi lebih menarik bagi pengelolaan sumber daya alam, karena instrumen ini didukung oleh pertimbangan hak milik dan alokasi keuntungan ekonomi yang tepat. Fokus yang lebih besar pada masalah-masalah ekonomi ini akan membawa para pengelola sumber daya alam lebih jauh ke arah pengelolaan berkelanjutan atas sumber daya laut yang semakin langka.