Organizational Citizenship Behavior menjadi salah satu kunci pencapaian tujuan organisasi, namun perlu dipahami peran kepemimpinan dan keterikatan emosional karyawan membentuk perilaku tersebut. Kesenjangan masih ditemukan pada hubungan gaya kepemimpinan transformasional dengan Organizational Citizenship Behavior melalui komitmen afektif sebagai variabel mediasi. Penelitian ini bertujuan meneliti pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap Organizational Citizenship Behavior, dengan komitmen afektif sebagai mediator. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan desain survei dan pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert 5 poin dan disebarkan keseluruh karyawan tetap PT Umbu Perdana Maritim (N=33), dengan metode sensus. Data dianalisis dengan aplikasi Smart Partial Least Squares (SmartPLS 3.0). Hasil menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh signifikan terhadap komitmen afektif sebesar 0,683 dan komitmen afektif berpengaruh signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior sebesar 0,404, serta kepemimpinan transformasional turut berperan secara signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior sebesar 0,464. Efek mediasi sebesar 0,317 menunjukkan adanya peran mediasi parsial dalam hubungan kepemimpinan transformasional terhadap terhadap Organizational Citizenship Behavior. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan gaya kepemimpinan transformasional dalam membentuk keterikatan emosional dan mendorong kontribusi sukarela karyawan, sebagai strategi peningkatan efektivitas organisasi secara berkelanjutan.