This Author published in this journals
All Journal LEX JUSTITIA
Yusriania Yusriania
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : LEX JUSTITIA

Konsep Otonomi Desa Berdasarkan Asas Subsidiaritas (Studi Penelitian Di Gampong Bumi Sari, Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya) Yusriania Yusriania; Rachmatika Lestari
Lex Justitia Vol 1 No 1 (2019): LEX JUSTITIA VOL. 1 NO.1 JANUARI 2019
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/lj.1.1.2019.137-150

Abstract

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa telah mengatur Otonomi Desa sebagai kebijakan yang dimiliki Pemerintah Desa Untuk menjalankan Pemerintahan dengan bebas dan Otonom. Pengaturan tentang Pemerintahan Desa diatur dengan 13 Asas termasuk didalamnya Asas Subsidiaritas yang memberikan kewenangan Desa untuk mengambil kebijakan secara lokal dalam hal Pemenuhan kebutuhan masyarakat Desa. kewenangan Desa merupakan segala bentuk penyelenggaraan Pemerintahan Desa yang dijalankan berdasarkan aturan-aturan yang telah ditetapkan untuk menjadikanDesa Bebas dalam hal menentukan arah Pembangunan lingkungannya. Pasal 79 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 mengharuskan Perencanaan Pembangunan Desa merujuk pada Perencanaan Pembangunan Daerah. Berdasarkan Penentuan dari Pasal ini menimbulkan konsep yang berbeda dari Otonomi Desa yang dijelaskan Undang-Undang Desa. Hal ini kemudian menarik untuk diteliti lebih lanjut supaya dapat diketahui bagaimana konsep sebenarnya dari Otonomi Desa dalam penyelengaraannya saat ini. Penelitian ini menggunakan metode peneliatan kepustakaan dengan objek kajiannya Gampong Bumi Sari Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa Penerapan Otonomi Desa secara maksimal lebih terpenuhi pada Desa-Desa yang masih tergolong kedalam Desa adat, yang masih kental dengan adat istiadat dalam kehidupan masyarakatnya seperti masyakat Desa Pakraman di Bali dan suku Baduy yang terletak di Banten. sedangkan Bumi Sari tidak tergolong dalam Desa adat sehingga penerapan Otonomi Desa tidak terpenuuhi sebagaimana semestinya.