Nurhayati Asmawih
Universitas Musamus, Merauke, Papua Selatan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Workshop Penyusunan Perangkat Pembelajaran Kurikulum Nasional Berbasis TPACK pada Guru SMK di Kabupaten Merauke Dessy Rizki Suryani; Nurhayati Asmawih; Maria F V Ruslau
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Informatika Indonesia Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/komatika.v5i1.1241

Abstract

Workshop penyusunan perangkat pembelajaran kurikulum nasional berbasis TPACK dilakukan dengan tujuan 1) Meningkatkan kompetensi guru dalam memahami dan menerapkan konsep TPACK, 2) Membekali guru dengan keterampilan menyusun perangkat pembelajaran yang integratif, melibatkan teknologi, pedagogi, dan konten secara bersamaan, 3) Menyelaraskan perangkat pembelajaran dengan kurikulum nasional yang berlaku, 4) Menyiapkan guru untuk menghadapi tantangan pembelajaran di era digital dengan lebih efektif dan inovatif.  Peserta workshop adalah guru mata pelajaran matematika SMK di Kabupaten Merauke yang tergabung dalam organisasi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Tahapan pelaksanaan kegiatan workshop dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu 1) Observasi awal, untuk mengetahui pengetahuan dan keterampilan guru terkait kurikulum nasional dan pendekatan TPACK, mengidentifikasi materi pembelajaran yang akan disusun menggunakan TPACK yang sesuai dengan kebutuhan siswa, 2) Pelatihan, untuk mengenalkan TPACK dan integrasinya dalam pembelajaran, 3) Pendampingan, penyusunan perangkat pembelajaran yang dilakukan oleh guru dan simulasi penerapannya di dalam kelas, dan 4) Evaluasi, untuk mengevaluasi perangkat pembelajaran yang telah disusun dan digunakan. Peningkatan kemampuan peserta pelatihan diukur melalui pengisian lembar angket yang terbagi menjadi 2 yaitu angket kemampuan menyusun perangkat pembelajaran kurikulum nasional dan angket kemampuan guru menyusun perangkat pembelajaran berbasis TPACK. Hasil analisis angket kemampuan menyusun perangkat pembelajaran sesuai dengan kurikulum nasional menunjukkan peningkatan dari 56% sebelum pelatihan menjadi 80% sesudah pelatihan. Sedangkan, hasil analisi angket peningkatan kemampuan guru menyusun perangkat pembelajaran berbasis TPACK, terdapat peningkatan yang signifikan dari 52% sebelum pelatihan, menjadi 78% setelah pelatihan. Berdasarkan peningkatan yang terjadi maka kegiatan ini mampu memberikan kontribusi positif bagi guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran yang inovatif.