Yulidar
Ikatan Lulusan Akademi Terapi Wicara Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Penerapan Metode Respiration Training Dalam Meningkatkan Kemampuan Pernafasan Pada Klien Disfonia Organik Yulidar; Muhammad Yogi Saputa
Jurnal Terapi Wicara Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Terapi Wicara (JAWARA)
Publisher : Politeknik Arutala Johana Hendarto [d.h. Akademi Terapi Wicara]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59898/jawara.v3i1.46

Abstract

Latar Belakang : Dalam berbicara kita menggunakan vocal tract yang meliputi mulut, laring, faring, dan hidung. Maka bagian-bagian tersebut bersama-sama mengontrol dan membentuk suara yang dihasilkan oleh pita suara dalam laring. Jika proses tersebut tidak mengalami masalah akan terdengar oleh lawan bicaranya menjadi enak, menyenangkan untuk yang mendengarkannya. Tetapi ada individu yang memiliki suara yang jernih, kasar, nasal, pelan jadi tidak terdengar jelas apa yang diucapkannya. Untuk menghasilkan suara juga membutuhkan unsur pernapasan. Pernapasan memberikan dukungan napas yang dibutuhkan untuk menggerakkan pita suara agar bergetar dan menghasilkan suara. Dengan teknik pernapasan yang baik, seseorang dapat mengontrol volume, kekuatan, dan kestabilan suara. Gangguan suara bisa disebabkan karna fungsional dan organik Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengukur adanya peningkatan durasi fonasi setelah diberikan pendekatan atau teknik respiration training (latihan respirasi). Metode : . Menggunakan quasi eksperimen subjek tunggal menggunakan desai A1-B-A2, Pada A1 adalah merupakan kegiatan pretest sebelum diberikan intervensi. Pada B merupakan intervensi dan A2 merupakan posttest yang setelah diberikan intervensi dengan menggunakan metode Respiration Training sebanyak 10 kali pertemuan Hasil :Penggunaan latihan respiration ternyata tidak menunjukkan hasil dapat meningkatkan kemampuan memperpanjang durasi fonasi /a/ selama 5 detik Kesimpulan : Klien tidak mampu meningkatkan kemampuan durasi fonasi /a/ selama 5 detik setelah diberikan teknik respiration training. Saran : Penelitian lebih lanjut dengan sampel yang lebih besar diperlukan untuk meningkatkan temuan ini dan mengembankan pelaksanaan yang lebih durasinya serta komperhensif untuk penderita gangguan suara yang organik
Penggunaan Metode Natural Language Paradigm Untuk Meningkatkan Kemampuan Ekspresif Pada Anak Dislogia Dengan Autism Spectrum Disorder Yulidar; Raudya Izzani
Jurnal Terapi Wicara Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Terapi Wicara (JAWARA)
Publisher : Politeknik Arutala Johana Hendarto [d.h. Akademi Terapi Wicara]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59898/jawara.v3i2.55

Abstract

Background: Expressive language impairment is a common problem found in children with dyslogia with condition  Autism Spectrum Disorder (ASD). Research shows that this condition significantly impacts communication skills. Difficulties in conveying thoughts, feelings, or needs often make it difficult for children with ASD to interact effectively with their surroundings. The inability to express language optimally not only hinders the socialization process but also affects cognitive development and adaptive skills, and can be frustrating for children. Given the significant impact of expressive language disorders, targeted and comprehensive interventions are needed to improve children's language skills. These interventions can include speech therapy, the use of visual media, language modeling, and alternative and augmentative communication strategies. Objective: This study aims to determine whether the Natural Language Paradigm method can improve expressive language skills. The method used a single-subject quasi-experimental design, A1-B-A2. A1 was the pretest before the intervention. B was the intervention, and A2 was the posttest after 10 sessions of intervention using the Natural Language Paradigm. Results: After 10 sessions of therapy, the intervention demonstrated moderate success. Conclusion: The 10 sessions of intervention using the Natural Language Paradigm were quite successful in improving expressive language skills.