Subandiyo .
Poltekkes Kemenkes Semarang Prodi D III Keperawatan Purwokerto

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN MASA PANDEMI COVID-19 PADA PENGRAJIN TEMPE MELALUI PENYULUHAN KESEHATAN DI DESA PLIKEN Taat Sumedi; Ratifah .; Subandiyo .; Wahyudi .
Jurnal Lintas Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): NOVEMBER 2022 - APRIL 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlpm.v2i1.9353

Abstract

Prioritas masalah kesehatan masa Pandemi COVID-19 dan menjadi nomor satu di Indonesia dengan jumlah kasus sebanyak 34.316 kasus sejak 11 Juni 2020 dan Jawa tengah jumlah kasus sebanyak 81716, meninggal 3562, sembuh 54409. Oleh karena itu pemerintah memberlakukan pendekatan-pendekatan kesehatan masyarakat untuk mencegah penularan virus tersebut seperti anjuran untuk tetap di rumah, menjaga jarak, dan menggunakan masker jika terpaksa berpergian. Akibatnya, tempat-tempat umum seperti pasar, sekolah, kantor, dan masjid pun ditutup.Pemberdayaan masyarakat juga merupakan salah satu pendekatan yang bisa dilakukan karena bertujuan untuk mencegah penularan virus COVID-19 dengan memandirikan masyarakat untuk menyebarkan informasi terkait pencegahan COVID-19 agar tidak terjadi peningkatan kasus di daerahnya yang dalam hal ini terletak di Desa Pliken. Pemberdayaan masyarakat dilakukan dalam empat tahapan yaitu analisis masalah dan prioritas masalah; perencanaan dan persiapan; pelaksanaan program; dan evaluasi program. Sasaran program adalah kader kesehatan dan pengrajin tempe karena sangat aktif dan mampu melakukan komunikasi kemasyarakatan untuk menyebarkan informasi terkait COVID-19. Penyebaran informasi menerapkan protokol pencegahan dengan demonstrasi serta imitasi merupakan metode yang efektif karena mampu mencakup masyarakat yang luas pula.Tujuan dilakukan pengabdian masyarakat adalah upaya menekan Covid 19 pada pengrajin tempe dengan penyuluhan tentang deteksi dini keluhan yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus corona di RW IV Desa Pliken .Khalayak sasaran adalah Kader kesehatan, pengrajin tempe, tokoh masyarakat, dan mahasiswa.Adapun kegiatan yang akan dilakukan adalah penyuluhan tentang pengertian, tanda dan gejala covid 19, secara daring, dilanjutkan dengan pemberian masker dan bahan makanan berupa sembako. Hasil kegiatan pengabdian adalah meningkatnya pengetahuan kader kesehatan dan pengrajin tempe sehingga dapat mengantisipasi dan menekan kejadian Covid 19.Kata Kunci : pemberdayaan kader kesehatan, pengrajin tempe, covid-19.