Yana Ulfah
Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi sistem ERP untuk meningkatkan pasar hasil budidaya kelompok tani kampung kopi luwak Yana Ulfah; Zainal Arifin; Rahmawati; Alan Smith Purba
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 7 No 1 (2026): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK- Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v7i1.1931

Abstract

Kampung Kopi Luwak, yang berlokasi di Desa Prangat Baru, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, merupakan salah satu produsen kopi khas Indonesia dengan nilai ekonomi tinggi karena proses produksinya yang unik. Kampung Kopi Luwak mampu menghasilkan sekitar 300 kg kopi siap jual per bulan dari total produksi rata-rata 500 kg kopi luwak mentah. Harga jual kopi luwak di pasaran berkisar antara Rp1.000.000 hingga Rp2.500.000 per kg, tergantung pada kualitas dan metode pengolahan yang digunakan. Target pasar utama Kampung Kopi Luwak meliputi konsumen lokal serta ekspor ke beberapa negara seperti Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat. Pemasaran Kopi Luwak masih bergantung pada media sosial dan promosi dari mulut ke mulut tanpa strategi digital yang terintegrasi, yang menyebabkan kesulitan dalam menganalisis tren pasar dan mengoptimalkan strategi pemasaran. Salah satu solusi yang dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan ini adalah penerapan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) dalam digitalisasi penjualan dan pemasaran. Implementasi ERP dalam digitalisasi pemasaran Kampung Kopi Luwak bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memperluas pasar. Pemanfaatan teknologi digital memungkinkan Kampung Kopi Luwak meningkatkan efisiensi pengelolaan data, memperluas pasar global, dan mendorong keterlibatan akademisi dalam riset serta pengembangan bisnis berbasis teknologi. Digitalisasi pengelolaan usaha pasca panen juga berkontribusi pada pencapaian SDGs 8 (Decent Work and Economic Growth), dan SDG’s 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure).