Sebagai negara kepulauan yang terletak di garis katulistiwa, Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah. Kekayaan ini tidak hanya meliputi kekayaan biotik tetapi juga abiotik. Kekayaan alam itu dapat menjadi sumber ekonomi yang sangat menguntungkan. Desa Mundu merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki sumberdaya alam yang melimpah seperti, durian dan susu perah menjadi daya tarik tersendiri untuk berkunjung di desa tersebut. Oleh karena itu, sekarang ini banyak olahan produk dari kedua komoditas tersebut yang memiliki nilai jual. Hal ini menyebabkan adanya peningkatan pendapatan yang diperoleh dari hasil penjualan olahan produk durian dan susu perah. Di samping hal itu, kelompok UMKM Desa Mundu belum memahami bagaimana cara untuk mempromosikan dan menjual produk secara online atau sering disebut digital marketing. Padahal digital marketing saat ini adalah sarana yang lebih efektif dan efisien untuk promosi, penjualan, dan meningkatkan omset dari olahan produk itu sendiri. Tim Pengabdian dari Universitas Muhammadiyah Surakarta bekerja sama dengan Prodi Ekonomi Pembangunan dan Pemerintah Desa Mundu, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten melakukan kegiatan sosialisasi dan praktik digital marketing untuk meningkatkan pemahaman kelompok UMKM Desa Mundu akan media sosial apa saja yang bisa digunakan untuk promosi dan penjualan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah sosialisasi dalam bentuk ceramah dan praktik. Hasil dari pengabdian ini adalah kelompok UMKM bisa memahami cara untuk promosi dan melakukan penjualan di media sosial hal ini dibuktikan dengan kelompok UMKM Desa Mundu yang mampu membuat Instagram Bisnis yang akan menjadi wadah untuk promosi dan penjualan produknya.