Infeksi saluran pernapasan merupakan infeksi yang mempengaruhi semua bagian dalam sistem pernapasan, termasuk saluran pernapasan atas dan saluran pernapasan bawah. Infeksi saluran pernapasan merupakan penyakit umum pada anak, yang menyebabkan morbiditas signifikan dan berdampak negatif pada kesehatan anak. Anak dengan infeksi saluran pernapasan bawah menunjukkan tanda gejala berupa batuk, demam, sesak napas, nyeri dada dan produksi dahak. Studi kasus ini bertujuan untuk menerapkan terapi balon pada anak dengan infeksi saluran pernapasan bawah terhadap peningkatan status pernapasan anak. Intervensi ini diawali dengan melakukan pengukuran status pernapasan sebelum tindakan, peneliti kemudian menerapkan intervensi meniup balon selama 3 menit selama 3 hari dimana setiap harinya sebanyak 3 sesi dengan selisih 1 jam. Setelah 3 sesi dalam 1 hari selesai subjek studi dilakukan pengukuran ulang status pernapasan sebagai evaluasi untuk perbandingan selama 3 hari penerapan. Penerapan terapi balon menunjukkan bahwa terjadi penurunan frekuensi napas, berkurangnya suara napas abnormal, adanya peningkatan saturasi oksigen secara bertahap, serta tidak terdapat penggunaan otot bantu pernapasan. Terapi balon dapat dijadikan sebagai terapi nonfarmaklogis pada anak dengan infeksi saluran pernapasan bawah sebagai upaya latihan pernapasan yang mudah, aman dan dapat diterima oleh anak-anak.