Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi asesmen kebutuhan dalam layanan bimbingan dan konseling (BK) bidang karier pada peserta didik kelas XI. Asesmen kebutuhan dipandang sebagai fondasi utama dalam perencanaan layanan BK agar layanan yang diberikan sesuai dengan kondisi, potensi, dan kebutuhan nyata peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian peserta didik kelas XI dan guru bimbingan dan konseling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui asesmen tes dan non-tes yang meliputi tes bakat dan minat, wawancara, angket kebutuhan, serta observasi. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi asesmen kebutuhan mampu memberikan gambaran komprehensif mengenai kebutuhan karier peserta didik, termasuk minat, bakat, kepribadian, serta hambatan dalam perencanaan karier. Hasil asesmen tersebut dimanfaatkan sebagai dasar dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL) BK bidang karier dan pelaksanaan layanan informasi karier. Layanan yang dirancang berdasarkan asesmen kebutuhan terbukti lebih terarah, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi asesmen kebutuhan dalam layanan BK bidang karier memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas layanan bimbingan karier. Oleh karena itu, asesmen kebutuhan perlu dilaksanakan secara sistematis dan berkelanjutan agar layanan BK karier dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran.