Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw terhadap Hasil Belajar Hereditas di MAN 19 Jakarta Firnanda, Alfira
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 6 No 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan metode pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dalam meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa pada materi Hereditas pada Manusia di MAN 19 Jakarta. Permasalahan awal pembelajaran Biologi menunjukkan rendahnya minat belajar, keterlibatan siswa, serta kemampuan analisis konseptual akibat dominasi metode ceramah dan karakteristik materi genetika yang abstrak. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 26 siswa kelas XII A. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar aspek kognitif, observasi aktivitas siswa dan guru, serta dokumentasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar siswa secara signifikan. Pada Siklus I terjadi peningkatan keterlibatan siswa, meskipun masih ditemukan kendala pada pemerataan partisipasi dan pengelolaan waktu. Perbaikan pada Siklus II melalui penguatan peran ketua kelompok, penggunaan modul penunjang, serta pendampingan guru yang intensif menghasilkan peningkatan rata-rata nilai kognitif siswa secara signifikan dan merata. Selain peningkatan hasil belajar, siswa juga menunjukkan perkembangan dalam kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan kerja sama. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep hereditas dan hasil belajar Biologi siswa. Oleh karena itu, disarankan agar guru Biologi menerapkan model Jigsaw secara sistematis dan berkelanjutan, serta didukung dengan media dan perangkat pembelajaran yang memadai untuk mengoptimalkan pembelajaran materi yang bersifat kompleks.